Sebuah lahan seluas 46 are di Bali dibagun khusus untuk sapi. Warga sekita menyebutny sebagai ‘vila’ khusus sapi.
Keberadaan ‘vila’ khusus sapi tersebut digagas oleh Kelompok Ternak Dukuh Sari yang beralamat di Banjar Keladian, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali. Setidaknya dihabiskan dana sekitar Rp167 juta untuk membangun vila tersebut. Vila ini bisa menampung puluhan hingga ratusan ekor sapi yang akan diinapkan oleh pemilik maupun pembeli sapi
Untuk biaya penginapan di vila tersebut, Bendahara vila sapi, Ketut Suama mengatakan untuk penitipan sapi selama satu minggu, maka akan dikenakan biaya sebesar Rp100.000 per ekor.
“Jika lebih dari seminggu, maka bayar lagi sewa menginapnya. Setiap sapi dapat makan dua kali sehari, termasuk minum juga,” ujar Suama, seperti dilansir dari beritabali.com.
Untuk segi keamanan, Suasama menambahkan mempekerjakan empat orang untuk menjaga keamanan dan mengawasi ratusan sapi yang diinapkan. “Dijaga dan diawasi untuk mengantisipasi sapi yang lepas, sapi bertengkar, kehausan, maupun menghindari aksi pencurian,” ungkapnya.
Sementara, Joko Adi Wibowo, salah satu pembeli sapi yang biasa menyewa vila sapi ini mengaku, selain membayar biaya sewa menginapkan sapinya, setiap sapi terlebih dahulu ditimbang dengan membayar Rp20 ribu per ekor.
“Saya sudah biasa menginapkan ratusan sapi yang saya beli didaerah Karangasem. Setiap bulan saya beli sapi hingga ribuan. Karena saya beli banyak, sebagian saya angkut truk dikirim seluruh Indonesia dan sebagian saya inapkan sambil menunggu pemberangkatan berikutnya. Enaknya di sini sapi saya aman dan makannya terjamin,” ucapnya. (bb/end)









