Sempat diwacanakan melintas di tengah dan tepian laut, jalan tol yang menghubungkan Denpasar dan Buleleng tersebut kini diputuskan membelah Bukit Bedugul dalam pembangunannya.
Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta, sebelumnya menyatakan bahwa pembangunan melewati bukit Bedugul lebih menghemat anggaran dan lebih realistis karena biaya pembebasan lahannya lebih murah.
Dengan dibangunnya tol ini, diharapkan akan terjadi pemerataan pembangunan antara Bali bagian selatan dan utara. Dengan begitu, pertumbuhan eknomi tidak hanya terpusat di Bali Selatan sebagai pusat obyek wisata berskala internasional, namun juga di daerah-daerah lain.
“Kami berharap ini menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ucap Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta, ketika diwawancarai seputar pembangunan proyek ini.
Dalam perencanaannya, jalan tol ini nantinya akan berbentuk huruf Y. Untuk mempercepat pengerjaan proyek, Pemprov Bali akan membuat jalan pintas atau shortcut.
“Setelah dibangun shortcut mudah-mudahan dalam waktu dekat DED (Detail Engineering Design) tol selesai. Itu akan memudahkan perjalanan dari Denpasar menuju Buleleng hitungan menit,” timpalnya. (trn/fal)









