Aksi unik sebagai upaya penolakan rencana reklamasi Teluk Benoa dilakukan oleh sekelompok pendaki Gunung Batur, Kintamani, Bangli, Bali.
Pendakian yang dilakukan pada Minggu (20/03) berhasil mengibarkan dua bendera dan satu baleho bertuliskan dukungan mereka terhadap penolakan reklamasi sekitar pukul 05.30 WITA pagi.
“Ini konsep nyegara gunung. Dari segera sampai gunung kita suarakan untuk penolakan,” ujar koordinator gerakan, I Dewa Made Mertakota atau yang akrab disapa Dewa Satak.
Aksi tersebut pun tak luput dari perhatian pendaki lain.
“Para pendaki tentu mendukung kami. Mereka salut dengan gerakan ini. Banyak tamu asing yang kita jumpai. Mereka melihat lalu bertepuk tangan,” ceritanya.
Ia menyatakan, spanduk dan bendera tidak ditinggal di bukit, namun dibawa pulang kembali. Bahkan ia juga mengadakan pembersihan sampah di sekitaran Gunung Batur.
“Sekaligus kita menggalang aksi kebersihan memungut sampah. Spanduk dan bendera yang kita bentangkan, tidak kita tinggal karena pertimbangan kebersihan,” imbuhnya.
Melalui perjuangan bersama kawan-kawannya ia berharap Presiden Joko Widodo dapat mencabut Perpres 51 Tahun 2014, seperti dikutip dari Tribun Bali.
“Kami harap reklamasi dibatalkan. Dan bila dibatalkan, kami akan bersepeda lagi dengan konsep nyegara gunung sebagai bentuk syukur kami,” terangnya. (tri/nei)









Terima kasih sudah mengutif dari ksmtour mari sebarkan informasi atau foto mengenai keindahan Indonesia #berbagiIndonesiaIndah
Comments are closed.