Pameran UKM kualitas ekspor dilaksanakan di Nusa dua, Bali, Senin (16/11). Acara tersebut langsung dibuka oleh Menteri Kopersasi dan UKM, Anak Agung Puspayoga.
Acara pameran tersebut berbarengan dengan digelarnya acara The International Guarantee Seminar 2915 oleh Asippindo atau Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia.
“UKM yang dipamerkan kualitas ekspor. Ini memotivasi UMK-UKM lain untuk meningkatkan kualitas dan melakukan ekspor lebih banyak lagi,” katanya, seperti dilansir dari bisnis.com, Senin (16/11).
Anak Agung menjelaskan bahwa jenis UKM yang ikut pameran seperti kerajinan tenun, kain Ende, produk spa organik, perhiasan perak, tas kulit, kebaya dan lainnya.
Puspayoga juga menyampaikan bahwa pemerintah masih menyiapkan regulasi untuk penjaminan modal dan untuk meningkatkan mutu untuk mencapai UKM rating.
“Regulasi peningkatan UKM ini harus dimiliki oleh Indonesia. Kita masih menggodok undang penjaminan itu,” tambahnya.
Dengan demikian, bisnis yang dijalankan bisa berjalan baik dan bagi bisnis pemula bisa mampu berdaya sayang dengan kualitas produk yang bermutu dengan jaminan kualitas ekspor.
Salah satu yang diperhatikan adalah masalah bunga bank, dimana bunga bank untuk KUR (Kredit Usaha Rakyat) tahun ini turun 12 persen dan menjadi 9 persen untuk tahun depan. (bis/end)









