Ujian pemantapan setingkat SMA/SMK di Kabupaten Klungkung, Bali akan digelar sejak Senin (21/03) hingga Rabu (23/03) mendatang. Ujian ini merupakan inisiatif mandiri dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Klungkung, karena pada tahun ini ujian pemantapan tidak digelar Disdikpora Bali.
Program ini juga merupakan kerjasama Disdikpora Kabupaten Klungkung, Bali dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).
“Hasil ujian saat ini tidak lagi mengedepankan nilai. Tapi, Kementerian Pendidikan meminta agar sekolah dan siswa lebih mengedepankan indeks kejujuran selama pelaksanaan UN (Ujian Nasional),” terang Kadisdikpora Klungkung, Nyoman Mudarta, Minggu (12/03)
Hal ini juga berkaitan dengan peringatan yang dikeluarkan oleh beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di Indonesia yang tidak akan menerima mahasiswa dari sekolah dengan indeks kejujuran rendah.
“Kami saat ini memprioritaskan indeks kejujuran, lagipula nilai hasil UN tidak berpengaruh terhadap kelulusan, karena kelulusan ditentukan oleh pihak sekolah,” ungkap Mudarta, seperti dikutip dari Tribun Bali.
SMAN 1 Semarapura merupakan satu-satunya sekolah di Kabupaten Klungkung, Bali yang mendapat penghargaan dari Kementrian Pendidikan sebagai sekolah dengan nilai indeks kejujuran siswa terbaik di Indonesia. (tri/nei)









