Kawasan hutan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) memang rawan terjadi kebakaran. Senin (07/09) kemarin juga sempat terjadi kebakaran di kawasan Pah Lengkong. Namun petugas berhasil memadamkan api tiga jam kemudian.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Taman Nasional Bali Barat, Wiryawan, mengatakan jika hutan yang membentang di Kabupaten Jembrana hingga Buleleng ini memang rawan terbakar. “Biasanya potensi kebakaran terjadi pada bulan Juli sampai Oktober,” kata Wiryawan.

Pada kurun waktu itu banyak semak, ilalang dan pohon yang mengering. Oleh karena itu percikan api bisa dengan mudah menjalar kemana-mana. Api biasanya berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan di pinggir jalan.

Seperti dilansir tribunnews.com, petugas memberikan pengarahan kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan ini. Petugas juga rutin melakukan patroli dan memasang beberapa papan peringatan di wilayah yang rawan memicu terjadinya kebakaran. (trb/fif)