Rasa penasaran warga Malang terhadap wajah baru Alun-Alun Merdeka Malang, akan segera terjawab itu karena tidak lama lagi, alun-alun yang direnovasi menggunakan dana CSR BRI sebesar  Rp 5.8 M ini akan dibuka untuk masyarakat luas. Seng-seng yang menutup area Alun-alun ini akan segera dilepas.
Hal ini kemarin dikatakan oleh Joni selaku pelaksana teknis PT Antigo Agung Pemenang kepada Malang Post kemarin.Dipaparkan bahwa  pembangunan Alun-alun Merdeka Malang segera rampung dan  akan diresmikan Walikota Malang HM Anton.  “Saat penyerahan nanti diiringi dengan pelepasan seng yang selama ini menutup area alun-alun,’’ katanya.
Dia menyebutkan, sebetulnya rencana penyerahan pembangunan alun-alun ini dilakukan sejak lama. Tapi karena masih ada perbaikan yang harus dilakukan, penyerahannya pun molor.

Joni juga menjelaskan, beberapa property berupa papan larangan juga sudah dipasang di area alun-alun Merdeka Kota Malang. Papan larangan itu dipasang oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang. Papan larangan tersebut diantaranya:
1). Larangan berjualan di sepur alun-alun
2). Larangan merokok di area alun-alun
3). Larangan menjebak dan membunuh burung di area alun-alun
4). Larangan membawa Senjata Tajam
5). Larangan membawa serta minum-minuman keras di area alun-alun
Dll

Kendati dipasang oleh petugas dari DKP, papan larangan ini sama sekali tidak mengganggu keindahan Alun-Alun Merdeka. “Peletakan papan larangan lebih dulu dikonsultasikan kepada kita. Tujuannya untuk tidak mengurangi nilai estetika keindahan alun-alun,’’ katanya.
Selain itu, pihaknya juga telah menyelesaikan pembangunan sarang burung merpati. Pembuatan sarang burung baru ini sengaja dilakukan, karena jumlah burung merpati di Alun-alun Merdeka Malang tambah banyak. Lebih-lebih, beberapa waktu lalu, BRI juga memberikan tambahan jumlah burung 200 ekor. banyaknya Burung Merpati inilah yang nantinya akan menarik perhatian Pengunjung.

 

 editor : Indriana M