Soto Lombok Khas Malang

Soto Lombok, siapa yang tak mengenal soto legendaris satu ini, disebut legendaris, karna warung soto Lombok telah berdiri sejak tahun 1955 yang didirikan H.Mustadjab. Rumah makan soto lombok kini...

5 Cemilan Waji Dicobaa Saat Kamu Berada di Bali, No. 3 Unik Banget

BALITODAY.NET- Pulau dewata memang menyimpan sejuta pesona, dari pantainya yang tersohor seantero jagat, kuliner bikin ngiler, hingga camilan enak tiada tanding. Khusus untuk cemilannya, Bali memiliki deretan cemilan yang...

Gurihnya Lele Goreng Bumbu Bali, Ini Resepnya

Ikal lele memang enak digoreng kemudian disantap bersama lalapan. Namun jika Anda ingin yang berbeda, mungkin lele goreng bumbu bali ini bisa Anda coba di rumah. Gurihnya ikan lele bumbu...

4 Sambal Khas Bali yang Lezat dan Menggugah Selera

BALITODAY.NET - Ragam cita rasa makanan semakin lengkap dengan adanya rasa pedas. Rasa pedas ini biasanya didapat dari sambal. Sambal-sambal nusantara memiliki ciri khas masing-masing. Misalnya di Bali, ada empat sambal khas yang memiliki cita rasa berbeda. Berikut ulasannya dilansir dari Balihacks.com.

1.Sambal Matah

[caption id="attachment_265446" align="aligncenter" width="650"]Sambal Matah - @Resep Koki Sambal Matah - @Resep Koki[/caption] BACA JUGA: Resort di Bali Ini

Mirip, 8 Makanan Jawa Barat & Jawa Timur Ini Bikin Terkecoh!

BALITODAY.NET - Pernah dengar ada Soto Lamongan, Soto Madura, Soto Kudus, dan Soto Betawi? Pasti heran kan kenapa namanya beda-beda tapi intinya sama saja, soto. Trus bedanya apa? Nah, hal ini ternyata juga berlaku sama dengan jenis makanan-makanan lain. Salah satu yang mungkin akrab dijumpai yakni makanan Jawa Barat dan Jawa Timur. Ada beberapa makanan dari dua daerah ini yang secara umum sama tapi ternyata berbeda. Perbadaan tersebut bisa dari cita rasa, komposisi, bahkan tampilan. Apa saja makanan-makanan yang mirip itu? Yuk kita simak satu-satu. [irp]

1. Karedok Vs Pecel

[caption id="attachment_280478" align="alignnone" width="780"]Karedok (Kompas) Karedok (Kompas)[/caption] Pada intinya, kedua makanan

Bandeng Tanpa Duri dengan Saus Mangga Muda, Sajian Khas Warung Ipang

Warung Ipang berada di Jalan Dewi Sri Nomor 88XX, Kuta, Badung, Bali. Warung ini menyediakan berbagai macam masakan Indonesia yang unik. Selain terkenal dengan hidangan iga panggangnya, warung ini juga...

Stop! Makanan Khas Indonesia Ini Sebenarnya dari Belanda

BALITODAY.NET – Jika ZensTODAY ditanyai makanan khas Nusantara, maka akan banyak sekali nama makanan yang muncul. Hal ini tentu saja karena masyarakat Indonesia terdiri dari suku-suku dan budaya beraneka ragam yang kemudian menghasilkan masing-masing makanan dengan cita rasa lezat khas masing-masing daerah. Namun tak semua makanan khas Indonesia yang pernah kita jumpai benar-benar asli tanah air. Mengingat riwayat sejarah bangsa yang pernah berinteraksi langsung dengan kultur penjajah Belanda, sedikit banyak pengaruh dari Belanda menjalar ke sendi-sendi kehidupan masyarakat Indonesia. Tak terkecuali pada makanan. Beberapa makanan khas Nusantara sebenarnya merupakan hasil ‘adopsi’ dari makanan khas Negeri Oranye itu. Baca Juga:

Rawon Nguling Klojen

Malang tak hanya dikenal sebagai kota wisata, namun kota ini juga menjadi surganya kuliner, sebut saja Bakso, Mie, Soto, Rujak dan juga Rawon. Jika Anda sedang merencanakan liburan di...

Berwisata dan Kuliner di Waroeng Daoen

Waroeng daoen terletak diantara jalan Lawang Purwodadi , kalau dari arah Malang disebelah kanan jalan dan masuk kelokasi kurang lebih masih 150 meter dari jalan raya. Meskipun melewati jalan...

4 Makanan Indonesia Ini Nggak Sesuai Namanya, Kuliner Munafik?

BALITODAY.NET – Bicara kuliner, makanan-makanan khas Indonesia memang tak ada duanya. Cita rasa paripurna yang disajikan dengan beragam cara ini selalu berhasil menggugah selera makan orang Indonesia. Namun dari beberapa kuliner, ada yang memiliki nama-nama ‘aneh’ yang terkesan ‘menjijikkan’. Benarkah? Beberapa makanan khas Nusantara berikut ini memiliki nama yang sama sekali tidak merepresentasikan bentuk makanannya dan bahan. Lalu, apapah makanan-makanan tersebut termasuk jenis makanan munafik? Dilansir dari Pegipegi.com, ini dia ulasannya! Baca Juga: Bolu Bakar Pertama di Malang Ajak Masyarakat Bisnis

Stay connected

0FansLike
0FollowersFollow
10,941SubscribersSubscribe

Latest article

Serem! Begini Pengalaman Horor Rider Dikejar Kuntilanak Saat Touring

BALITODAY.NET - Cerita horor kali ini berdasarkan pengalaman tiga orang rider yaitu Doni, Andi, dan Gilang saat melakukan touring di daerah Wates Kulon Progo menuju Yogyakarta melalui Kalibiru. Dalam perjalanan,  Gilang berboncengan dengan Andi menggunakan motor matic.  Sementara Doni mengendarai motor sendiri. Kisah horor yang mereka alami adalah ketika mereka memasuki kawasan hutan. Saat itu, mereka melakukan perjalanan sekitar pukul 10 malam. Sebab kondisi jalan yang berkabut, mereka melaju dengan pelan sekitar 10 km/jam. Tak berapa lama, mereka kemudian melewati jalanan menanjak. [irp] Disitulah keanehan mulai terjadi. Gilang yang saat itu dibonceng oleh Doni mulai mencium bau wangi. Ia kemudian berpikir pasti ada sesuatu yang mengahmpiri mereka. Namun ia memilih diam daripada memperkeruh suasana. “Gak berapa lama setelah tanjakan ane nyium wangi bunga2 an gitu .. mau gak mau pikiran ane udh jelas nyimpulin ini pasti si tante2 h

Ratusan Muslim Diancam Dibunuh Pasca Teror Bom Sri Lanka

BALITODAY.NET - Kerusuhan yang terjadi di Sri Lanka rupanya belum usai. Usai teror bom yang terjadi saat misa Paskah pada Minggu (21/4/2019) lalu, kini teror juga menyerang ratusan umat muslim di sana. Laporan terakhir, ledakan saat Paskah yang terjadi di tiga gereja dan hotel tersebut telah menewaskan 359 orang. Sementara itu, korban luka-luka mencapai 500 orang. Tak berhenti disitu, ratusan warga muslim dari Pakistan yang berada di Kota Negombo mendapat teror ancaman pembunuhan. Mendapat teror demikian, mereka pun memilih mengungsi ke tempat yang dirasa aman. [irp] "Karena serangan bom yang terjadi di sana, warga Sri Lanka menyerang rumah-rumah kami. Sekarang kami tidak tahu harus pergi ke mana," ujar salah satu Muslim etnis Pakistan, Adnan Ali dilansir dari Reuters. Untuk menghindari serangan yang lebih parah, pemerintah setempat telah merahasiakan tempat pengungsian mereka. Mengenai waktu kapan mereka akan kembali, yang bisa menentu

Amien Rais Suka Tebar Kebencian, Ali Ngabalin: Faktor Usia Atau Kerasukan?

BALITODAY.NET - Terkait diksi-diksi yang diucapkan oleh Amien Rais, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mempertanyakan apakah gerangan yang membuat Amien Rais berkata demikian. Ngabalin berpikiran apakah hal tersebut karena dipengaruhi faktor usia atau hal lain. Pemikiran ini muncul mengingat usia yang saat ini akan menginjak 75 tahun. "Itu ya yang saya tidak mengerti apa karena faktor usia Pak Amien-nya atau jin apa yang merasuki pikirannya," ujar Ngabalin dilansir dari CNN Indonesia (25/4/2019).[irp] Sebagaimana diketahui, mantan Ketua Umum PAN ini terakhir berorasi di syukuran Prabowo pada Rabu (24/4/2019). Di  sana, Amien menyindir Jokowi sebagai presiden bebek lumpuh. "Yang keluar dari mulutnya itu semua adalah narasi-narasi dan diksi-diksi yang penuh dengan fitnah, kebencian," lanjutnya. Terkait hal ini, Ngabalin berencana untuk mengumpulkan sel