Trans Serasi di Tabanan Bali © balitribune.co.id

Layanan Trans Serasi mulia perluas jangkauan dengan bantuan tiga unit bus sedang dari Kementerian Perhubungan RI. Bantuan ini diberikan Menteri Perhubungan RI Ignatius Johan kepada Penjabat Bupati Tabanan I Wayan Sugiada pada Kamis (21/1) lalu untuk meningkatkan pelayanan angkutan bagi masyarakat.

Program angkutan gratis bagi pelajar SMP ini juga menarik minat banyak siswa di Tabanan. Menurut Kepala Dishubkominfo Tabanan I Made Agus Harta Wighuna, pada 2015 lalu layanan Trans Serasi melayani 10 orang per satu angkot atau 700 orang untuk satu round trip oleh 70 unit angkot.

Untuk tahun 2016, pihaknya akan menambah sepuluh unit angkot lagi agar Trans Serasi mampu melayani pelajar SMP sebanyak 1.600 orang per hari.

“Saat ini estimasi pelajar SMP di Kota Tabanan sebanyak empat ribu orang. Karena dalam sehari para pelajar ada yang masuk pagi dan siang sehingga ada dua round trip. Jadi dengan jumlah 70 angkot tersebut hanya mampu melayani 1.400 orang,” jelasnya kepada Beritabali, Senin (25/1).

Dengan adanya tambahan tiga unit bus, Agus memperkirakan akan ada 162 siswa yang dilayani setiap harinya oleh satu unit bus dan total jumlah siswa yang terlayani bisa mencapai 1.762 orang.

Meskipun jumlah siswa yang dilayani Trans Serasi masih tidak seimbang dengan jumlah pelajar SMP yang ada di tahun ini. “Tapi kita bersyukur, dengan adanya bantuan itu, jumlah pelajar yang terlayani di tahun ini meningkat dibandingkan pada 2015 lalu,” ujarnya.

Pengoperasian bus tersebut juga tak bisa langsung karena baru dapat direalisasikan pada April 2016. “Ada tahapan-tahapan yang mesti dilalui sebelum ketiga bus itu dioperasionalkan. Mulai dari mengurus administrasinya seperti TNBK sampai dengan pembelian jasa layanan operator melalui proses lelang,” tambahnya.

Pemkab Tabanan telah menyiapkan dana pendamping sebesar Rp 900 juta, untuk membantu operasional Trans Serasi. Dari jumlah dana tersebut, khusus untuk dana operasionalnya sebesar Rp 850 juta. Sisanya, untuk mengurus administrasi ketiga bus mulai dari ekspedisi atau pengirimannya sampai dengan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor).

(ber/nei)