MATARAM — Mariani, salah

seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Ketapang Raya, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, dilaporkan terjatuh dari apartemen lantai lima di Mesir, Rabu (10/6).

Kepala Bidang Bina Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Sosial dan Transmigrasi Lombok Timur, M Supriyadi saat di konfirmasi membenarkan mengenai adanya TKI asal Lombok Timur yang terjatuh dari lantai lima apartemen di Mesir.

Begitu mendapatkan laporan perihal jatuh nya TKI nahas tersebut pada Kamis (11/06), pihaknya langsung memeriksa data dan identitas TKI yang bersangkutan, akan tetapi setelah dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan adanya data nama TKI “Mariani”, kapan dan dari mana serta perusahaan mana yang memberangkatkan TKI tersebut.

“Kami patut menduga kalau TKI itu berangkat secara ilegal karena identitasnya tidak ada dalam data kami,” ujarnya.

Untuk memperjelas status dari TKI tersebut, pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap Suhamdi, selaku suami Mariani, melalui aparat Desa Ketapang Raya, untuk dimintai keteragan proses pemberangkatan istrinya ke Mesir.

“Keterangan dari pihak keluarga sangat kami butuhkan sekali guna memperjelas status dari Mariani yang saat ini sedang mengalami musibah, namun pihak keluarga belum ada yang datang,” ucapnya.

Menurut Supriadi, berdasar Informasi yang diperoleh dari Kedubes RI di Mesir, Mariani akan dipulangkan ke kampung halamannya setelah dinyatakan sembuh oleh pihak rumah sakit setempat.

sakit

Ilustrasi
Sumber : republika.co.id  Editor : Prasetyo