RSUP Sanglah Buka Program Bayi Tabung Dengan Harga Terjangkau balitoday

Penekanan biaya program bayi tabung bagi pasangan yang tidak dapat melakukan pembuahan secara normal, telah diupayakan pihak RSUP Sanglah. Hal ini disampaikan oleh Ketua Divisi Fertilitas dan Endokrinologi Reproduksi RSUP Sanglah, dr. Made Suyasa Jaya, SPOG (K), Minggu (15/05) kemarin.

Melalui pertemuan yang digelar di Aula Pertemuan Obgyn RSUP Sanglah, Denpasar, Bali tersebut, kisaran  biaya yang harus dikeluarkan adalah sebesar Rp50 juta hingga Rp60 juta.

Menurutnya, biaya ini masih tergolong redah jika dibanding dengan negara-negara lain, seperti Amerika dan Kanada. Disana, program bayi tabung dapat mencapai Rp190 juta dan Rp130 juta.

“Kami telah mengefisiensikan jenis obat, fee dokter juga dikurang agar keberhasilan dari program itu berfungsi secara sosial,” terangnya.

Meskipun dengan biaya yang tergolong murah, bukan berarti akan mengurangi keberhasilan program. Program ini bukan hanya mengukur profesi dokter dari uang saja.

Dari total 356 peserta yang melakukan program bayi tabung (IVF) sejak tahun 2001, sebanyak 71 diantaranya berhasil hamil serta 47 di antaranya telah memiliki anak. Demikian yang diwartakan dari Tribun Bali.

Program bayi tabung ini dilakukan dari sperma dan sel telur asli dari sang ayah dan ibu, bukan dari donor milik orang lain. Pihak RSUP Sanglah melarang keras hal tersebut. (tri/nei)