Razia KTR Satpol PP Bali Temukan Rokok di RSUP Sanglah balitoday
© surabaya.wartakesehatan.com

Satpol PP Provinsi Bali melakukan razia di tempat yang paling banyak terjadi pelanggaran Kawasan Tanpa Rokok (KTR), salah satunya di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali. Jika rata-rata razia KTR di instansi lain menjaring 10 pelanggar, di rumah sakit ini 20 pelanggar KTR berhasil terjaring, Selasa (26/04).

“Karena di sini pengunjungnya paling ramai, mobilitas orangnya juga tinggi. Apalagi pengunjungnya bukan dari Bali saja bahkan hingga dari NTT,” ujar Kabid Trantib Satpol PP Provinsi Bali Ketut Arnawa, Kamis (28/04).

Razia yang digelar mulai pukul 19.00 WITA hingga pukul 20.30 WITA berhasil menemukan lima bungkus rokok di Ruang Dokter Koas (dokter muda) RSUP Sanglah yang terletak di samping Ruang Angsoka.

“Kami menemukan lima bungkus rokok, tapi orangnya atau si pelanggar belum kami temukan,” ujarnya.

Dari lima bungkus rokok, ditemukan dua diantaranya berisikan puntung rokok saja yang diduga milik dokter muda yang magang di rumah sakit terbesar di Bali ini.

Menanggapi temuan tersebut, Arnawa menyerahkan hal tersebut ke pihak manajemen RSUP Sanglah. Berbeda halnya jika petugas menemukan pelaku sedang tertangkap tangan sedang merokok, seperti dikutip dari Tribun Bali.

Dari 28 pelanggar yang terjaring di lingkungan RSUP Sanglah, pelanggar yang terjaring di area KTR akan disidang pada hari ini, Jumat (29/04). Mereka akan dikenakan denda Rp50 ribu. (tri/nei)