guru mengajar © www.sinarberita.com

Kabar gembira bagi seluruh pegawai kontrak Kabupaten Tabanan, karena pada tahun 2016 Pemkab Tabanan akan melakukan perekrutan CPNS sebanyak 100 orang. Perekrutan nantinya akan menitikberatkan pada kekurangan tenaga medis dan pendidikan.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tabanan, Ida Bagus Wiratmaja, perekrutan tersebut dilakukan untuk mengatasi kekurangan tenaga terutama untuk pendidikan dan medis di Tabanan. Selain itu, data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tabanan mencatat sebanyak 2.941 orang masih berstatus pegawai kontrak.

“Tahun 2016 kami lakukan rekrutmen 100 pegawai kontrak, 75 orang untuk guru dan 25 kami alokasikan untuk kesehatan,” ungkapnya beberapa waktu lalu saat menggelar pertemuan dengan awak media di Kantor Bupati Tabanan kepada Tribunbali.

Bagus Wiratmaja juga menyatakan salah satu alasannya melakukan perekrutan adalah kurangnya tenaga di bidang pendidikan, terutama guru kelas, di wilayah Pupuan dan Selemadeg Barat.

Dari tenaga medis, perekrutan mengutamakan dokter umum dan perawat, karena masih kekurangan.

“Kami lakukan ini karena peluang rekrutmen CPNS tidak tersedia,” ujarnya.

Pria yang akrab dipanggil Gus Wirat ini menambahkan untuk pegawai kontrak di bidang pendidikan diprioritaskan dari pengabdian yang ada di sekolah. Pegawai kotrak di Tabanan saat ini mendapatkan gaji Rp1,1 juta.

“Dari UPTD yang melakukan pantauan, jika kinerja pegawai pengabdian dinilai baik, maka bisa diusulkan menjadi pegawai kontrak,” tuturnya.

“Secara status memang sama antara pegawai kontrak dan pengabdian, cuman gajinya berbeda, kontrak dari APBD dan pengabdian dari komite sekolah,”

(tri/nei)