Malang, Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal perdagangan,Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menyentuh rekor pelemahan tertinggi sejak 1998.  seperti ditunjukkan data Bloomberg, mata uang Garuda ini melorot ke posisi Rp 13.382 per dollar AS dibanding penutupan sebelumnya, yakni 13.290.

Semakin tak berdayanya rupiah di hadapan dollar Amerika Serikat melanjutkan pelemahan yang terjadi pada pasangan USD/IDR di pasar spot naik 0,15 persen menjadi 13.230

Rupiah pada awal pekan ini masih dibayangi tekanan pelemahan. Sentimen internal maupun eksternal siap menekan rupiah lebih dalam. Tekanan pelemahan rupiah dan SUN berpeluang bertambah hari ini menyusul dua berita buruk, yakni angka cadangan devisa Indonesia yang kembali turun serta indikator tenaga kerja AS yang naik melebihi harapan,” demikian hasil Riset Samuel Sekuritas Indonesia.

Rupiah masih dalam tekanan hingga pekan lalu seiring dengan masih naiknya yield SUN mengikuti sentimen global. Selisih yield SUN 10 tahun dengan US Treasury 10 tahun masih bertahan di atas 600 basis poin.

Dari eksternal, kenaikan yield  Bund Jerman masih terjadi. Hal ini menandakan optimisme yang bertahan di Zona Euro meskipun di tengah kemungkinan Yunani yang gagal membayar utang. Namun, euro gagal menguat setelah angka pertambahan tenaga kerja non-pertanian AS naik tajam sehingga mendorong kenaikan indeks dollar AS dan US Treasury secara bersamaan.

Hal itu ikut terdorong naiknya harapan kenaikan suku bunga the Fed menjelang FOMC meeting pada 16-17 Juni mendatang.

Sumber : kompas.com   editor : Indriana M