Ilustrasi Kejahatan © sosiatoris.mywapblog.com

Tiga pemuda dipukuli hingga babak belur oleh gerombolan pemabuk tidak dikenal pada malam tahun baru (1/1) sekitar pukul 01.00 WITA. Ketiganya langsung menuju IGD RSUP Sanglah, Denpasar Bali untuk diobati.

Agus Solikin (23), Riyan Hidayat (25), dan Arif Efendi (26) berencana akan merayakan pergantian tahun baru di Kuta. Agus dan Riyan yang telah bersiap bersiap, harus menunggu Arif karena masih baru bangun saat itu.

Setelah Arif datang, tiba-tiba datang segerombolan pemuda kekar lagi mabuk membawa tongkat dan rantai besi. “Mereka membawa tongkat dan rantai besi, badannya besar dan bertato,” tutur Agus kepada tribunbali saat ditanyai.

Saat itu mereka yang sedang berhenti di pinggir jalan sekitar Panjer, seketika dipukuli dan dikeroyok. Riyan yang ketika itu tidak menggunakan helm mengalami luka paling parah karena terus berkali-kali dipukuli oleh pemabuk.

Setelah kejadian, tiga sekawan ini langsung menuju RSUP Sanglah untuk meminta pertolongan pengobatan. Terutama Riyan yang lukanya paling parah.

“Riyan paling parah, saya tidak terima teman saya dikeroyok seperti. Kami tidak kenal dan tidak punya masalah dengan mereka” jelasnya sembari mengeluarkan air mata.

Saat kejadian tidak ada satupun warga yang berani menolong karena takut menjadi sasaran selanjutnya dari gerombolan tak dikenal tersebut. (tri/nei)