© nasional.republika.co.id

Para korban tenggelam KMP Rafelia 2 di Selat Bali akan mendapat santunan dan perawatan dari pihak Jasa Raharja. Untuk ahli waris korban tewas akan ada santunan sebesar santunan Rp100 juta. Sementara korban luka akan diberikan biaya perawatan.

Ada sebanyak 12 korban luka yang saat ini dirawat di rumah sakit, akan mendapat biaya perawatan dari pihak Jasa Raharja.

“Semua biaya perawatannya ditanggung Jasa Raharja dan Jasa Raharja Putra,” ujar Kepala Cabang Jasa Raharja Jawa Timur R. Edi Supriadi di Banyuwangi, Sabtu (05/03).

Korban luka mendapat biaya perawata maksimal Rp10 juta dari Jasa Raharja, dan Rp27,5 juta dari Jasa Raharja Putra. Sehingga total biaya perawatan adalah Rp37,5 juta.

Adapun ahli waris korban meninggal dunia akan mendapatkan Rp100 juta. “Rp25 juta dari Jasa Raharja dan Rp75 juta dari Jasa Raharja Putra,” terang Edi.

“Selain membayar kewajiban sesuai dengan undang-undang, seperti iuran Jasa Raharja, penumpang membayar asuransi tambahan yang dilaksanakan Jasa Raharja Putra. Jadi korban dapat dua santunan.” imbuhnya.

sementara saat dikonfimasi, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Umar Aris mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pengecekan terkait biaya perawatan dan santunan tersebut.

“Untuk Jasa Raharja, kami sudah cek sesuai dengan tanggung jawabnya, baik kepada korban meninggal dunia maupun yang masih sakit. Sudah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan,” tandasnya, seperti dikutip Tempo. (tem/nei)