Pedofilia © www.strettoweb.com

Seto Mulyadi atau yang akrab dipanggil Kak Seto, Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan kekhawatirannya atas banyaknya kasus pedofilia yang lari ke Indonesia.

“Indonesia sudah masuk kategori Ekstra Ordinary Crime‎ pedofilia dan kekerasan terhadap anak. Contohnya Engeline di Bali begitu mengejutkan publik kasusnya karena kejam dan mengerikan. Kasus pembunuhan anak dalam kardus, yang terbaru adalah Robert Andrew Fiddes Ellis, korbannya sampai 11 orang. Jangan sampai lemahnya hukum di Indonesia, membawa angin segar pelaku pedofilia,” terang kak Seto kepada Tribunbali dalam temu Kak Seto bersama Produser Film Untuk Angeline di Hotel The Harmony Sunset, Seminyak, Badung, Bali, Minggu (31/1).

Kak Seto menambahkan, setiap kasus pedofilia, korban merupakan orang dekat, dan setiap pelaku selalu memilih korbannya lebih dari dua.

Salah satu pelaku pelecehan seksual (pedefolia) asal Australia, Robert Andrew Fiddes Ellis (69) saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polda Bali.

Melihat salah satu kasus pedofilia tersebut, Kak Seto berharap Polda Bali bertindak tegas terhadap pelaku pedofilia dan kekerasan seksual tersebut. Jika tidak, Bali yang seharusnya menjadi destinasi pariwisata dunia malah dianggap sebagai surga pedofilia.

‎”Mohon bertindak secara tegas, jangan sampai Bali menjadi surga buat kaum pedofil. Itu yang harus ditangkas. Kalau ada wisatawan melakukan tindakan pelecehan terhadap anak, mohon ditindak dengan hukuman paling maksimal,” ucapnya.

(tri/nei)