Jembatan Dangin Tukadaya Jembaran Putus © www.metrobali.com

Jembatan penghubung Gilimanuk-Denpasar ambruk pada Sabtu malam (23/1), diakibatkan hujan deras yang mengguyur wilayah Negara dua hari ini. Arus lalu lintas sementara dialihkan ke Singaraja dan Bedugul.

Tiang pancang jembatan yang terletak di Desa Dangin Tukad Aya, Kecamatan Negara, Jembrana ini memang diduga tidak kuat menahan derasnya guyuran hujan dan debit air yang besar. Struktur jembatan struktur jembatan tampak jebol dan menganga lebar.

Ahli infrastruktur jalan sekaligus mantan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) 8 wilayah Bali, NTB, NTT, Susalit ALius CES menyatakan, sudah saatnya dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jembatan jalan tua di wilayah Bali. Ini dapat dijadikan langkah antisipasi agar tidak terjadi lagi kejadian serupa di wilayah Bali yang lain.

“Umur jembatan di Bali sudah lebih dari 70 tahun, semestinya harus ada investigasi terhadap keseluruhan jembatan yang ada, baik itu di jalan nasional maupun jalan propinsi,”kata Susalit kepada Beritabali, Minggu (24/1).

Dirinya berharap dari pihak pemerintah segera dilakukan penanganan, karena jembatan ini merupakan sarana infrastruktur vital yang menopang perekonomian Bali.

Sesaat setelah kejadian, Polres Jembrana datang dan langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi.

Ketika dimintai keterangan Beritabali, Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo menuturkan bahwa jalur lalu lintas dari Gilimanuk maupun Denpasar sementara akan dilaihkan ke Bedugul dan Singaraja, sedangkan untuk kendaraan kecil, dapat melewati jalur alternatif.

“Kendaraan kecil masih bisa melewati jalan kampung, namun kendaraan besar seperti truk dan bus harus lewat jalan memutar yakni lewat Bedugul dan Kota Singaraja,”ujarnya.

Pernyataan juga datang dari Wakil Bupati Jembrana, Made Kembang Hartawan yang menyatakan bahwa telah ada koordinasi langsung dengan Balai Pelaksana jalan Nasional untuk mencari solusi atas masalah ini.

“Kita sudah koordinasi dengan pihak balai jalan, kita tunggu di Jembrana agar segera ada solusi, supaya jembatan ini bisa segera digunakan,”ujarnya.

Jembatan telah ambrol sepanjang 7 meter, dari panjang total 25 meter dan lebar 11 meter. Beruntungnya kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa karena saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas.

(ber/nei)