MEA © www.pewartayogya.com

Junior Chamber International (JCI) Bali telah mempersiapkan kedatangan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) sejak awal tahun 2016, dengan meningkatkan komunikasi dan kerjasama internasional. Caranya dengan berkomunikasi dengan 127 negara yang menjadi anggota JCI di seluruh dunia.

“Nah kegiatan kita tidak jauh dari itu. Kalau bidangnya ada pengembangan personal, community development dan ketiga adalah pengembangan bisnis.  Keempat international development,” ujar Lokal Presiden JCI Bali yang ke-23, I Made Artana di acara 23rd JCI Bali Inaguration An Investment Action, di Ksirarnawa Art Center, Denpasar, Selasa (26/1).

Melansir dari Tribunbali, untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM), JCI memiliki personal development dengan sistem yang cukup baik layaknya kurikulum.

“Training apa saja ada dan itu ter-record secara internasional, jadi sistem tahu. Melalui training inilah, kami berharap personal development, kapabilitas dan kapasitas member bisa terbangun dengan baik,” ucapnya.

Dengan adanya program tersebut, dirinya berharap anggota JCI telah memiliki modal minimal kerjasama internasional.

“Yang perlu dikembangkan adalah persiapan SDM dengan sertifikasi dan standarisasi sehingga kemampuannya bisa diakui,” ujar Artana, denga dugaan dalam 1-2 tahun ke depan akan banyak LSP yang berdiri untuk memenuhi permintaan sertifikasi tersebut.

(tri/nei)