Bukan Manusia, Ternyata Ini Penyumbang Perubahan Iklim Ekstrem di Bumi!

BALITODAY.NET - Selama ini kita meyakini bahwa manusia adalah satu-satunya penyumbang kerusakan di Bumi. Ternyata, hal ini ada salahnya juga. Sebab, segala perubahan yang terjadi di Bumi juga dipengaruhi oleh benda-benda luar angkasa. Misalnya saja perubahan iklim ekstrem yang banyak diperbincangkan akhir-akhir ini. Perubahan iklim ini juga merupakan pengaruh dari aktivitas Matahari. Yap, Matahari memiliki pengaruh terhadap perubahan iklim di Bumi. [irp] Sebagaimana diketahui, Matahari merupakan poros utama dari kehidupan di Bumi. Sebagai pusat tata surya, sedikit banyak aktivitas Matahari pasti berpengaruh terhadap kehidupan Bumi. Siklus naik turun aktivitas Matahari memengaruhi kondisi iklim bumi apakah itu iklim panas ataupun dingin. Poin penting yang harus diingat, ilklim berbeda dengan cuaca. Iklim terjadi dalam rentang waktu lama sedangkan cuaca bersifat pendek atau harian. Nah, cakupan aktivitas Matahari juga memiliki tren yang

Laba-Laba Alien Ditemukan di Mars, Pembunuh Senyap Musuh Alien?

BALITODAY.NET - Awal Februari 2019 lalu, wahana antariksa hasil kerja sama European Space Agency (ESA) dan Roscosmos, Exomars Trance Gas Orbiter (TGO) berhasil menangkap sebuah objek mirip laba-laba. Laba-laba tersebut disebut dengan laba-laba alien. Penampakannya jauh berbeda dengan laba-laba yang kita kenal di Bumi. Warnanya biru atau ungu dan lebih nampak seperti bulu-bulu halus. Bulu-bulu tersebut menyebar rata di seluruh permukaan tubuhnya. [irp] Dalam foto, hewan tersebut nampak sedang berjalan merayap di permukaan planet dua satelit ini. Pertanyaannya, apakah laba-laba alien adalah benar seekor hewan? Jawabannya ternyata tidak, laba-laba alien berwarna biru ini sebetulnya adalah suatu pola yang terbentuk akibat badai debu di Mars. Diketahui, badai tersebut terjadi di sekitar Terra Sabaea.Terra Sabaea sendiri adalah daerah yang cukup luas di Mars. Seperti di Bumi, Mars juga memiliki kontur permukaan berlembah dan berbukit. "Na

Mematikan, Meteor Raksasa Meledak di 25 Km dari Permukaan Bumi!

BALITODAY.NET - Ketika mendengar kata meteor, kemungkinan yang berada di benak kita adalah keindahan melihat lesatan cahaya di gelapnya langit malam. Namun, yang sebenarnya terjadi justru sebaliknya. Meteor dapat dikatakan sebagai batu angkasa yang bisa saja meledak atau terbakar saat bergesekan dengan atmosfer Bumi. Saat terjadi demikian, daya ledaknya bisa berkali-kali lipat dari bom atom yang pernah dibuat manusia. Kabar terakhir, NASA baru saja mengungkapkan adanya ledakan meteor raksasa yang terjadi di atsmosfer Bumi. Ledakan tersebut sudah terjadi pada 18 Desember 2018 lalu. Daya ledak dari meteor tersebut yaitu sebesar 173 kiloton atau 10 kali lipat lebih dahsyat daripada bom atom Hiroshima, Jepang. Ledakan yang terjadi di atas wilayah laut Bering, dekat Semenanjung Kamchatka, Rusia ini merupakan yang terbesar selama 30 tahun terakhir dilansir dari BBC dan CNN (19/3/2019). Menurut perkiraan para ilmuwan, meteor tersebut meledak pad

Ini Dia Alasan Kenapa Kita Tidak Bisa Mengingat Kenangan Semasa Bayi!

BALITODAY.NET - Pernahkah terpikir mengapa kita tidak bisa mengingat kenangan semasa kita masih bayi? Bahkan kita juga tidak mampu mengingat kenangan semasa pra-sekolah. Umumnya, kita bisa mengingat kejadian-kejadian yang pernah kita alami sejak usia sekitar 4 tahun atau akan memasuki usia sekolah. Ternyata, hal ini dikarenakan ketika kita masih bayi kita hanya memiliki ingatan semantik, bukan ingatan jangka panjang.  Beberapa yang mungkin diingat yaitu wajah orang tua dan beberapa kata. [irp] Ingatan semantik itu terjadi ketika otak-otak kita semasa bayi masih belum dapat berfungsi sempurna. Dengan kondisi otak yang masih butuh pertumbuhan ini maka otak tidak dapat mengumpulkan informasi untuk dijadikan satu bentuk ingatan. Memasuki usia 2 hingga 4 tahun, barulah otak mulai bisa merekam momen secara detail sebagai ingatan. Ingatan ini tersimpan dalam beberapa bagian dalam permukaan otak yang disebut cortex. Adapun beberapa bagian ota

Nyeleneh, Penelitian Ini Ungkap Urin Anak IPA Beda Dengan Anak IPS!

BALITODAY.NET - Kreativitas memang nggak ada batasnya. Salah satunya yaitu kreativitas untuk mencari perbedaan-perbedaan antara anak IPA dan IPS. Mungkin sedikit terdengar biasa sebab kita pasti sering melihat meme terkait bertebaran di media sosial. Eits, tunggu dulu. Ada satu perbedaan yang cukup mengejutkan kita semua. Perbedaan tersebut adalah bedanya urin antara urin anak IPA dan IPS! Wah, biasanya perbandingannya kan sebatas pada penampilan, ternyata ada juga yang meneliti hingga ke urin loh! [irp] Penelitinya adalah dua siswa SMAN 1 Purworejo yaitu Ahmad Nur Muzakki (16) dan Mastri Imammusadin (17). Mereka melakukan penelitian ini untuk dilombakan dalam ajang Indonesia Fun Science Award. Dalam penelitian tersebut, hasil yang didapat yakni kadar pH urin dan glukosa siswa IPA lebih tinggi daripada anak IPS. Penjelasannya yaitu karena mata pelajaran anak IPA cenderung lebih rumit dibandingkan anak IPS. Hal itulah yang kemudian memenga

Buka-bukaan! Ini Kata Bos Apple Kenapa Produknya Mahal

BALITODAY.NET - Tidak dapat dipungkiri, produk-produk Apple memang terkenal mahal daripada merek lain. Mengenai hal ini Chief Operating Officer Apple Jeff Williams pun menjawab pertanyaan besar ini. Menurut penjelasan Wiliam, tingginya harga pasaran Apple dikarenakan mereka banyak mengeluarkan uang untuk riset sebelum produk dibuat. Riset yang mereka lakukan bukan sekadar riset. Mereka benar-benar melakukan riset dengan serius. [irp] Mereka tidak ingin membuat produk yang hanya mencerminkan produk tersebut. Apple menginginkan ada fungsi lebih dari setiap produk yang mereka keluarkan. "Analis tidak benar-benar memahami biaya dari apa yang kami lakukan dan seberapa besar perhatian kami dalam membuat produk kami," ujar Williams dikutip dari The Times News melalui CNN Indonesia (25/2/2019). William mencontohkan seperti halnya pada produk Apple Watch. Selain nyaman digunakan, Apple Watch juga dilengkapi dengan kecanggihan pengukuran aktivi

Beda, Kampus Ini Akan Buka Kelas Khusus Untuk Kaji UFO!

BALITODAY.NET - Kajian mengenai objek misterius dari luar angkasa, Unidentified Flying Object (UFO) memang tak ada hentinya untuk diperbincangkan. Pesawat yang disebut-sebut dikendarai oleh alien ini masih terus ditelaah oleh para pengagumnya. Akhit tahun 2018 kemarin, santer pemberitaan mengenai adanya salah satu kampus yang akan membuka kelas khusus untuk mengkaji UFO. Kampus tersebut ialah Duke University di North California, Amerika Serikat. [irp] Di kelas tersebut, kampus ini akan mendatangkan seorang profesor peneliti UFO terkenal. Salah satunya yaitu Profesor David. J. Halperin. Profesor Halperin adalah seorang pengajar agama Yahudi di University of North Carolina, Chapel Hill. Disana ia mengajar dengan minat tentang tradisi religius kenaikan surgawi dan perjalanan dunia. Berangkat dari situ, ia sering membuka kelas-kelas untuk studi UFO. Kelas pertamanya ia buka pada tahun 1966. Kala itu, ia membawakan seminar tentang

Youtube Akan Kurangi Konten Konspirasi Bumi Datar, Penganut Tak Lagi Punya Kekuatan?

BALITODAY.NET - Konten-konten konspirasi adalah jenis konten yang paling banyak menimbulkan kontroversi. Konten ini pula yang banyak mendulang pemirsa dalam satu kali penayangannya. Sayangnya, beberapa konten tersebut dinilai hanya akan membahayakan para penontonnya. Jika penonton menelan mentah-mentah informasi tersebut tanpa memiliki dasar wawasan yang mantap maka bukan tidak mungkin konten tersebut akan menyesatkan. Seperti jenis konten yang sempat viral bebrapa tahun terakhir, konspirasi Bumi Datar. [irp] Banyaknya konten konspirasi Bumi Datar yang diupload di Youtube membuat Youtube akhirnya memutuskan untuk mengurangi peredaran konten-konten serupa dalam rekomendasi videonya. "Kami akan mulai mengurangi rekomendasi konten yang kebenarannya meragukan dan berpotensi memberikan misinformasi ke pengguna dengan cara yang berbahaya," tulis YouTube dilansir dari Kompas.com (27/1/2019). Tak hanya konten konspirasi Bumi Datar yang menjadi

Anggap China Ikuti Jejak NASA, Pemburu UFO Klaim Pendaratan Chang’e 4 di Sisi Gelap...

BALITODAY.NET - Kabar pendaratan pesawat antariksa Chang’e 4 di sisi gelap Bulan pada (3/1/2019) lalu sempat meghebohkan publik. Keberhasilan pesawat asal China ini bisa jadi merupakan tonggak penelitian ilmiah baru. Sayang, di tengah apresiasi publik akan keberhasilan tersebut, ternyata ada yang kontra terhadap hal tersebut. Ialah Scott C Waring. Ia merupakan seorang pemburu UFO atau alien dan aktif mengelola situs UFO Sightings Daily. Ia menyatakan bahwa China National Space Administration (CNSA) atau Badan Antariksa Nasional China telah berbohong terhadap pendaratan Chang’e 4. [irp] Menurutnya, China telah mengikuti jejak National Aeronautics and Space Administration (NASA) yang diduga juga telah melakukan kebohongan publik mengenai pendaratan Apollo 1 di Bulan pada tahun 1967. "NASA lolos, dan kemudian mereka (China) juga mengikuti jejaknya. Lihatlah foto aslinya. Anda akan melihat tidak ada garis lain di foto pa

4 Teori Sains Konyol Ala Ilmuwan India, Internet Digunakan di Perang Bharata Yudha!

BALITODAY.NET – Kongres Sains India ke-106 yang dibuka oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi, menyisakan banyak hal-hal konyol jika ditinjau dalam kacamata sains. Pasalnya, banyak sekali klaim-klaim konyol yang dilontarkan oleh para ilmuwan India yang membuat para ahli dan kritikus bergidik malu. Asosiasi Kongres Ilmiah India menyebut klaim-klaim sains yang muncul dalam Kongres Sains ke-106 itu adalah sebuah keprihatinan. Sekretaris Jenderal Asosiasi Kongres Ilmiah India bahkan berani menyebut hal tersebut sangat mencemaskan mengingat posisi orang yang membicarakan itu adalah ilmuwan.[irp] Lalu, klaim apa saja yang muncul di India? Berikut ulasan lengkapnya dikutip dari Kompas.com, Selasa (15/1/2019).
Internet Ada Sejak Ribuan Tahun Lalu
[caption id="attachment_272836" align="aligncenter" width="1064"] Read more

Stay connected

0FansLike
0FollowersFollow
12,428SubscribersSubscribe

Latest article

Termasuk Tol Mapan, Ini 5 Tol Terindah di Indonesia!

BALITODAY.NET - Kamu berencana untuk mudik lewat jalur darat? Coba deh lewat lima tol yang banyak disebut sebagai tol terindah di Indonesia ini. Dijamin, perjalananmu pasti menyenangkan! Eitss, keindahan lima tol ini kebanyakan hanya bisa kamu nikmati ketika pagi-sore hari saja ya.

1. Tol Bawen-Salatiga

 

Penikaman Massal Sasar Bocah SD, Terduga Pelaku Sempat Tikam Diri Sendiri

BALITODAY.NET - Penikaman massal yang menyasar anak SD terjadi di Kawasaki, Jepang, Selasa (28/5/2019). Berdasarkan informasi, puluhan orang dinyatakan luka-luka termasuk seorang siswi SD dinyatakan meninggal. Penikaman ini terjadi di halte bus setempat saat orang-orang akan berangkat kerja dan anak-anak berangkat ke sekolah. Menurut keterangan saksi mata, ia melihat seorang siswa SD tergeletak di aspal karenanya. [irp] Saksi mata menuturkan kejadian penikaman tersebut sangat jarang terjadi. Apalagi kawasan lokasi kejadian merupakan kawasan yang tenang. "Ada sebuah halte lainnya di dekat sebuah Sekolah Dasar dan saya juga melihat siswa Sekolah Dasar tergeletak di aspal... Ini merupakan lingkungan yang tenang, sungguh menakutkan melihat hal semacam ini terjadi," ujar salah seorang saksi mata, Selasa (28/5/2019). Dilansir dari NHK melalui Detik.com (28/5/2019), terduga pelaku telah berhasil ditangkap polisi. Namun, kondisinya telah luka  pa

Usai Bertemu Jokowi, SBY Ungkap Dirinya dan AHY Dibully Sangat Kejam!

BALITODAY.NET - Usai pertemuan Presiden Jokowi dengan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Kepresidenan beberapa waktu yang lalu, SBY dan AHY ternyata mendapat banyak serangan. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). SBY mengungkapkan dirinya, AHY, dan Partai Demokrat diserbu dengan serangan-serangan oleh pihak tertentu. "Akibat pertemuan itu, AHY, SBY, dan Partai Demokrat diserang habis oleh kalangan tertentu," ujar SBY lewat siaran video dilansir dari Kompas.com (27/5/2019). Hal ini kemudian ditanggapi SBY dengan bijak. Presiden keenam RI ini menerima serangan tersebut sebagai tahap penggemblengan bagi-orang-orang yang masuk dalam dunia politik. Selain itu, dari serangan tersebut mereka bisa membaca kelompok-kelompok yang ternyata kontra dengan mereka. "Setelah itu AHY dibully sangat kejam. Mungkin itu cara Tuhan untuk menggemble