Ketika kita mendengar “Game” pasti dibenak kita langsung mengasumsikan bahwa dengan bermain game maka kita akan dapat mengatasi segala hal yang membuat kita jenuh, bermain game memang tidak membosankan karena game dengan genre yang berbeda-beda membuat game tersebut lebih fleksibel untuk dimainkan. Game sangat diminati mulai kalangan anak-anak sampai orang dewasa.

Dengan kemajuan teknologi sekarang ini mengakses game dapat melalui apa saja seperti game konsole, komputer, sampai dengan perangkat smartphone. Seperti yang dilansir liputan6.com.

Namun disisi lain game membawa dampak buruk bagi anak-anak, khususnya buat para pelajar. Pengaruh radiasi dari layar monitor bisa melelahkan mata. Apalagi didukung oleh efek cahaya yang ditampilkan dalam sebuah game. Dalam satu kali penglihatan, efek cahaya yang bisa terjadi bisa mencapai ratusan. Ini menyebabkan mata akan cepat lelah dan mata akan mengalami gangguan seperti mines maupun buta warna.

berikut dampak buruk game bagi kesehatan :

1. Kelelahan Mata 

Dari kecil anak-anak sudah dikenalkan dengan ponsel, konsol game, pc tablet, laptop, yang membuat mata mereka menjadi pasif ketika berada di depan layar. Ketika bermain game, mata akan terus-menerus ‘dipaksa’ untuk menatap obyek di layar monitor. Ini membuat mata menjadi lelah.

2. Wasir atau ambeien

Keseringan duduk dalam waktu lama akan menyebabkan peredaran darah tidak lancar, serta mendesak pembuluh darah vena yang ada di daerah anus. Akibatnya pembuluh darah jadi menonjol dan timbul rasa sakit serta panas.

3. Berkurangnya metabolisme tubuh

Otot tidak melakukan aktifitas fisik sehingga menyebabkan metabolisme tubuh turun. Dalam jangka panjang, massa otot akan menurun, terjadi obesitas, sakit pinggang, menurunnya sistem imunitas sehingga mudah terkena penyakit.

4. Makan dan istirahat menjadi tidak teratur

Gamer yang maniak bermain game hampir pernah mengalami hal ini. Nge-game berlebihan akan menyebabkan pola makan dan istirahat berubah mengikuti jadwal main game mereka. Waktu makan dan istirahat menjadi tidak teratur. Kondisi ini tentu saja sangat rentan bagi kesehatan.

5. Terkena sindrom Carpal Tunnel?

Sindrom Carpal Tunnel atau cedera otot tangan ditandai dengan kesemutan, mati rasa, kelemahan serta kerusakan otot pada pergelangan tangan dan jari. Penyebabnya adalah tekanan dan ketegangan saraf di pergelangan tangan yang berfungsi merasakan dan menggerakkan tangan dan jari. 

(dba/ind)