BALITODAY.NET – Girlband asal Korea Selatan Blackpink belakangan tengah berada di puncak kesuksesan mereka. Prestasi mereka kian bertambah saja setelah YouTube menobatkan mereka sebagai artis/musisi paling ngetop di tahun 2018.

Hal itu diketahui melalui ajang YouTube Rewind 2018. Blackpink mengalahkan beberapa nama musisi internasional papan atas lainnya seperti Ariana Grande, Bruno Mars, dan Kendrick Lamar.[irp]

Sebelumnya, girlband yang beranggotakan Jennie, Jisoo, Rose, dan Lisa ini juga menyabet gelar sebagai girlband K-Pop dengan subscriber terbanyak. Atas kesuksesan tersebut, YouTube pun memberikan sertifikat Diamond Creator Awards tahun ini.

Di sisi lain, kesuksesan Blackpink tidak berjalan mulus di Indonesia. Belakangan muncul sebuah petisi yang meminta agar penayangan video iklan Shopee yang bekerja sama dengan Lisa dan kawan-kawan sebagai model iklan supaya dihentikan.

Alasannya sepele, karena menurut beberapa orang yang setuju dengan agenda petisi tersebut, Blackpink dinilai mengenakan pakaian yang dapat mengundang hawa nafsu syahwat. Padahal, sejatinya wardrobe yang digunakan pelantun lagu Boombayah tersebut masih dalam batas wajar.[irp]

Petisi daring itu sendiri telah ditandatangani oleh lebih dari 70 ribu orang. Atas beredarnya petisi tersebut, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pun meminta agar video iklan Shopee itu dihentikan.

Banyak pihak yang kontra dengan keputusan KPI yang dinilai terlalu terburu-buru ini. Publik menilai bahwa KPI menutup mata pada masih tayangan-tayangan lain yang sebenarnya lebih memerlukan peninjauan ulang seperti sinetron-sinetron yang tidak mendidik, tayangan-tayangan yang mengandung kekerasan, dan lain sebagainya.[irp]

Bahkan, dalam platform petisi daring yang sama, muncul sebuah tuntutan agar KPI meninjau kembali keputusannya ini. Menurut ZensTODAY sendiri, apakah keputusan KPI ini tepat?


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika