Peneliti dari Wedish Lab menemukan janin berusia 5-6 bulan dibawah kaki mumi seorang uskup terkemuka dari abad ke-17 bernama Peder Winstrup.

Uskup Winstrup adalah salah satu pendiri dari universitas Lund dan dimakamkan di Katedral Lund. Beliau meninggal pada tahun 1679 akibat penyakit  TBC yang dideritanya.

Dari hasil CT scan yang dilakukan pada bulan Desember 2014, menunjukkan bahwa jasad Winstrup belum dibalsem dengan cara tradisional seperti mumi mesir pada umumnya.
Tubuhnya mengering secara alami karena faktor aliran udara konstan dan tanaman yang berada di dalam peti mati.

Terkait dengan ditemukan nya janin di bawah kaki sang uskup, direktur dari Museum Sejarah Universitas Lund, Per Karsten masih berspekulasi tentang asal usul janin tersebut, apakah masih memiliki hubungan kerabat atau tidak dengan uskup tersebut. Para peneliti masih menunggu hasil tes DNA untuk mendapatkan kepastian tersebut.

Selain meneliti lebih jauh tentang hubungan janin dengan mumi sang uskup. Para peneliti kini berencana untuk melanjutkan penyelidikan terkait bahan tanaman dan tekstil di peti mati yang membuat tubuh uskup awet dan utuh.

Editor : Prasetyo