Pemerintah Irak, menyebut rencana Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengubah lokasi makam Nabi Yunus di kota Mosul menjadi sebuah taman, hal ini merupakan sebuah kejahatan terhadap warisan sejarah Irak.

Lokasi makam itu terletak di wilayah utara Mosul yang dikuasai ISIS sejak Juni tahun lalu.pasukan pemerintah yang didukung milisi-milisi bersenjata Syiah belum berhasil merebut kembali kota yang menjadi basis utama ISIS di Irak.

wakil menteri kepurbakalaan dan turisme,Qais Hussain  mengatakan, pemerintah memiliki sebuah rencana terhadap situs makam Nabi Yunus itu setelah merebut kembali Mosul dari tangan ISIS.

Komentar Hussain ini muncul setelah sebuah kabar tersebar bahwa ISIS mulai meratakan kawasan makam Nabi Yunus dan mulai mengubahnya menjadi taman bermain. ISIS bahkan dikabarkan sudah “mengundang” beberapa perusahaan untuk mengerjakan proyek itu. Saat ini, terdapat komite yang bekerja untuk meminimalkan kerusakan yang terjadi pada situs-situs bersejarah”.

Sourve : harianAl-Sumaria News  Editor : Indriana