Serangan teror  kelompok  ISIS di Tunisia, yang menewaskan 39 wisatawan, membuat geram Perdana Menteri Tunisia, Habib Essid. Peristiwa penembakan tersebut semakin memperburuk citra Islam karena ISIS. Ini berdampak terhadap ke beradaan Masjid yang berada di Tunisia.

Dilansir dari laman sindonews.com, PM Habib Essid mengancam akan menutup semua Masjid yang ada di Tunisia. Setidak terdapat 80 Masjid yang terancam keberadaaannya.

Sementara itu Presiden Tunisia, Beji Caid Essebsi, Prihatin atas kejadian teror tersebut. Dia mengecam keras teror ini, apalagi terjadi disaat bulan Ramadhan. Menurutnya tindakan yang dilakukan oleh ISIS ini tidak mencerminkan Islam sejatinya.

Menurut situs pemantau terorisme, SITE, kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Teror berdarah ini hanya berselang tiga bulan setelah aksi serupa di Museum Bardo, Tunis. Dalam sebuah pernyataan, ISIS mendesak pengikutnya untuk mengintensifkan serangan selama bulan Ramadan. (sin)