Kiko Insa © goal.com

Pasca dicoret Arema Cronous, center back produktif Arema, Francisco Insa Bohigues atau biasa dipanggil Kiko Insa tidak perlu menganggur terlalu lama.

Beberapa klub besar Indonesia berlomba merekrutnya, mengingat ia adalah pemain berkualitas yang beredar di kompetisi sepak bola.

Dari sekian bayak tawaran, jebolan akademi Valencia CF ini menjatuhkan pilihannya pada Bali United. Gelagat ini sebenarnya sudah terlihat sejak Sabtu (27/02), di mana pelatih kepala Bali United, Indra Sjafri, berkunjung ke Malang untuk berdiskusi dengan Kiko.

Seperti dilansir tribunnews.com, Indra Sjafri memberi Kiko kesempatan seleksi di Bali United sebelum resmi direkrut.

Saya pikir bisa kerjasama dengannya. Senin (29/02), ia akan datang ke Bali,” sambungnya.

Kiko akan direkrut dengan status pinjaman, mengingat ia baru saja menekan kontrak 5 tahun dengan Arema. Namun, ketidakcocokan pelatih baru Arema, Milomir Seslija, dengan gaya bermainnya, menyebabkan ia tersisih dan harus dipinjamkan.

Sebelum Bali United, telah ada tawaran dari beberapa tim untuk Kiko Insa, salah satunya Surabaya United.

Namun tawaran itu ditampiknya mengingat tim asal Surabaya ini adalah rival dari Arema. Oleh karena itu, ia tidak ingin mengecewakan Aremania yang terlanjur jatuh hati pada permainannya sejak diboyong bersama pemain Spanyol lainnya, Toni Espinosa Mossi. (trn/fal)