Upaya gencar yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk mempromosikan kekayaan wisata pada Republik Rakyat Tiongkok (RRT) tidak sia-sia.

Hal ini terlihat dari semakin meningkatnya jumlah wisatawan asal Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia, khususnya Bali.

Deputi Pengembangan Pariwisata Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gede Pitana, mengatakan bahwa 23 ribu warga negara Tiongkok telah berkunjung ke Indonesia dalam sepekan terakhir.

Mengejutkannya, 90% dari keseluruhan wisatawan tersebut mengunjungi Pulau Bali. Sisanya berada di Jakarta, Batam, Medan, Bandung, Yogya, dan kota-kota lain.
Seperti dilansir metrobali.com, peningkatan ini diakui Pitana sebagai dampak dari semakin mudahnya akses penerbangan dan tingginya minat warga Tiongkok untuk menikmati kekayaan seni budaya dan keindahan alam Indonesia.

Berangkat dari fenomena tersebut, pemerintah mulai serius mempromosikan Bali kepada Tiongkok sebagai destinasi wisata andalan.

Di sela-sela gala dinner di Restoran Hongkong Garden Denpasar tadi malam (11/02), ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2016, Indonesia menargetkan akan mendatangkan sekitar dua juta wisatawan Tiongkok untuk berkunjung ke Indonesia.

Hal ini tentunya dapat tercapai jika pemerintah dapat memanfaatkan segala sumber daya yang ada. Tiongkok sebagai negara berpenduduk terbesar di dunia merupakan pasar yang sangat potensial bagi industri pariwisata di Indonesia. (mtb/fal)