BALITODAY.NET – Tujuh mayat misterius ditemukan mengambang di Selat Malaka, tepatnya di wilayah Desa Pambang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau. Ketujuh mayat tersebut ditemukan dalam kondisi yang sudah sulit dikenali. Bahkan salah satunya ditemukan dengan kondisi tanpa kepala.

Kepolisian Resort Bengkalis, Riau, bekerja sama dengan Polisi Dirja Malaysia masih melakukan penyeledikan terkait identitas dan penyebab kematian para korban.[irp]

“Kami berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia dan Marine Police (polisi laut Malaysia) untuk menyelidiki tujuh korban meninggal dunia di Perairan Selat Malaka,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Andri Setiawan, dikutip dari Kompas.com, pada Senin (3/12/2018).

Kerja sama dan koordinasi tersebut dilakukan karena penemuan ketujuh mayat berada di laut perbatasan Indonesia dan Malaysia.

Sejauh ini dua diantaranya sudah berhasil diidentifikasi. Seorang mayat laki-laki diidentifikasi bernama Ujang Chaniago, warga Lubuk Nyiur Dusun V Koto Mudiek Kecamatan Batang kapas, kabuoaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Sedangkan satu lainnya dikenali sebagai Mimi Dewi, warga Dumai, Riau. Berdasarkan keterangan salah satu anggota keluarga, Mimi diketahui bekerja sebagai TKI di Malaysia.

Untuk memastikan penyebab dan keterkaitan antar para korban, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi.[irp]

“Kami masih menunggu hasil otopsi RS Bhayangkara untuk mengidentifikasi korban, karena kondisi korban saat ditemukan sudah tidak bisa dikenali,” jelas Andri.

Kepolisian juga masih terus melakukan pendalaman terhadap keterangan anggota keluarga dari korban yang telah berhasil diidentifikasi.


Penulis : Kistin S
Editor : Kistin S