MALANGTODAY.NET Lebih dari 1000 titik sudah Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno bersafari politik. Pasangan Prabowo Subianto tersebut mengaku hanya menghabiskan sekitar 10% dari total dana kampanyenya.

Selebihnya, ia bersama tim suksesnya mengalokasikan dana kampanye tersebut untuk konsolidasi teritori, jaringan, dan acara-acara lain.

[irp]

“Ini (kampanye di lebih seribu titik) yang kami lakukan sepersepuluh atau seperdelapan dari total biaya,” kata Sandiaga, dilansir dari laman KataData, Senin (7/1) malam.

Hematnya biaya kampanye di lebih dari seribu titik itu, ungkap Sandiaga, karena timsesnya selama ini dibantu oleh para relawan. Mereka kerap membantu memberikan dana secara sukarela dan bahkan merencanakan kampanye di berbagai titik.

“Saya lihat banyak sekali sumbangsih dari relawan yang tidak terekam,” kata Sandiaga.

Sosok yang lahir di Rumbai, Pekanbaru itu juga mengaku jika dirinya tak perlu banyak biaya untuk memobilisasi massa. Pasalnya, masyarakat secara sukarela hadir ketika dia berkampanye.

Bahkan, masyarakat terkadang datang dengan menyumbangkan uang. Hal ini dinilai meringankan beban biaya kampanye di lebih dari seribu titik tersebut.

“Kami berterima kasih juga di syukuran ini kepada masyarakat yang sudah begitu antusias,” ujar Sandiaga.

Sebagai informasi, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu sebelumnya tercatat telah berkampanye di 1.002 titik di seluruh Indonesia. Rinciannya, Sandiaga telah berkampanye di 77 kabupaten, 47 kota, dan 27 provinsi.

[irp]

Selain itu, cawapres berusia 49 tahun itu sudah mendatangi 77 pasar dan 102 pondok pesantren. Sandiaga mengaku sudah melakukan 83 kali perjalanan udara, tujuh kali menggunakan kereta api, dan satu kali kapal ferry.

Perjalanan tersebut ditempuh dengan jarak sejauh 107 ribu kilometer dalam 120 hari berkampanye. Sandiaga mengatakan, jarak tempuh perjalanan kampanyenya setara dengan 2,5 kali lipat keliling dunia.

“40 ribu kilometer adalah panjang keliling dunia. Ini sudah 107 ribu kilometer,” pungkas Sandiaga.


Penulis : Ilham Musyafa
Editor : Ilham Musyafa