BALITODAY.NET Belakangan, sepak bola Indonesia sedang dalam kondisi carut marut. Menurut pantauan MalangTODAY melalui akun-akun ofisial di sosial media, banyak dari para pencinta sepak bola Indonesia menyalahkan Ketua PSSI Edy Rahmayadi. Mereka kecewa karena prestasi timnas yang cenderung menurun.

Banyak pihak yang kemudian menginginkan Gubernur Sumatera Utara itu mundur. Sebelum Edy menanggapi kritikan yang menginginkan dirinya mundur, sudah ada 3 ketua federasi sepak bola di negara lain yang akhirnya mundur karena masalah yang dihadapi. Melansir dari Indosport, berikut selengkapnya:

BACA JUGA: Teka-teki Pengganti Risma, Megawati Mau Ajukan Keponakannya?

Ketua FAM (Malaysia)

Penurunan prestasi Malaysia di sepak bola telah menampar PSSI-nya Malaysia yaitu FAM untuk segera berbenah. Ketua FAM, Tunku Ismail Sultan Ibrahim memilih mundur karena merasa bertanggung jawab terhadap penurunan kualitas sepak bola Malaysia.

Keputuan Tunku Ismail Sultan Ibrahim diambil setelah Malaysia sempat berada di peringkat ke-178 dalam ranking dunia menurut FIFA. Peringkat tersebut menjadi salah satu yang terendah dan membuat FAM merasa malu dengan hal itu.

Padahal, ada beberapa pihak yang berusaha untuk meyakinkan Tunku untuk tetap bertahan dan tetap memimpin FAM. Tetapi keputusan Tunku Ismail Sultan Ibrahim untuk mundur sudah bulat karena baginya, yang terpenting bukan jabatan dirinya, melainkan sepak bola Malaysia yang lebih baik.

Ketua DFB (Jerman)

Keputusan Wolfgang Niersbach untuk mundur dari posisi ketua Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) terjadi setelah dirinya terlibat skandal Piala Dunia 2006. Berdasarkan laporan dari majalah Spiegel, disebutkan kalah DFB dikabarkan memberikan uang senilai 6,7 juta euro atau senilai Rp111 miliar kepada FIFA.

Uang sebanyak itu diduga diperuntukan agar Jerman terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia 2006. Bahkan polisi sempat melakukan penggerebekan terhadap kantor DFB untuk menginvestigasi kasus serius itu.

Meski saat itu Niersbach belum benar-benar terbukti bersalah, tetapi ia memutuskan untuk berhenti dan mempertanggungjawabkan masalahnya tersebut. Kembali lagi, biar bagaimanapun keputusan diambil demi kebaikan sepak bola Jerman.

BACA JUGA: 5 Kisah Horor Legendaris Kampus ITB Bandung, Bayanginnya Aja Ogah!

Ketua FIGC (Italia)

Kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2018 tak hanya berbuntut pemecatan pelatih Gian Piero Ventura, tetapi juga membuat ketua PSSI-nya Italia, Carlo Tavecchio mengundurkan diri jabatannya. Ia merasa ikut bertanggung jawab akan kehancuran sepak bola Italia.

Padahal Italia adalah langganan selalu tampil di Piala Dunia, tetapi untuk edisi 2018, mereka harus absen setelah alami kekalahan dari Swedia di laga play off. Hal itu menjadi aib bagi Italia yang 8 tahun sebelumnya keluar sebagai juara.

Apakah Ketua PSSI Negara Republik Indonesia juga akan ikut menyusul mereka?


Penulis: Ilham Musyafa
Editor: Ilham Musyafa