Alat Transportasi TransJakarta yang bernomor lambung LRN-045 yang terbakar di Halte TransJakarta Universitas Indonesia Salemba, Jumat (3/7/2015).

General Manager Lorena Busway, Donny Andy Saragih,  mengatakan “Bus yang terbakar itu baru keluar pul belum ada seminggu yang lalu. Masih sekitar beberapa hari yang lalu untuk perawatan besar,” ujarnya

Menurut dia selama ini seluruh armada TransJakarta yang berada di pul dilakukan perawatan setiap hari. Sejak sebelum berangkat pagi dan setelah pulang malam hari.

“Perawatan bus itu berdasarkan kilometer. Setiap 5000 kilometer pasti kami lakukan perawatan secara menyeluruh. Dari mulai kabel hingga mesin,” tutur  Donny.

Utung saja Kebakaran TransJakarta tidak memakan korban jiwa. Mobil tersebut adalah jenis komodo buatan PT Asian Auto International produksi 2008, yang dioperatori PT Ekasari Lorena Transportasi.

“Jenis busway Komodo yang kami punya semuanya ada 13 mobil, termasuk yang terbakar tadi pagi. Semuanya akan kami tarik ke pull untuk pemeriksaan ulang,” jelas Andy.

Terkait terbakarnya bus transjakarta kemarin Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (ahok) angkat bicara. Menurut Gubernur DKI Jakarta Ahoki, bus Komodo milik PT Eka Sari Lorena tersebut memang tidak layak. Seperti yang dilansir Tribunnews.com

“Itu yang saya bilang, kalau kita mau beli bus, jangan beli barang yang aneh-aneh deh. Kamu pernah dengar enggak sih bus merek Komodo?” kata Basuki di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Jumat (3/7/2015).

Menurut Ahok, sedianya bus yang dipakai untuk transjakarta kualitasnya tetap kelas dunia meskipun hasil produksi dalam negeri.

Terkait kejadian ini, PT Transjakarta telah melarang sementara bus merek Komodo untuk beroperasi.

Menurut Direktur Utama PT Transjakarta Antonius Kosasih, jumlah total bus transjakarta yang dilarang beroperasi sementara ada 12 unit.(sur/ind)