Dihalangi Masuk Jalur Lambat, Pengemudi Fortuner Injak-injak Mobil Brio

BALITODAY.NET - Dunia media sosial kembali heboh dengan viralnya seorang pengemudi Fortuner yang berlaku arogan terhadap pengendara mobil Brio.  Kejadian tersebut berlangsung di Tol Pancoran menuju Cawang, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019) sekitar pukul 09.00 WIB. Dalam video tersebut, nampak pria berkemeja putih meluapkan amarah dan mendatangi mobil Brio. Mobil Brio tersebut dikendarai oleh Ridho Laksamana dan Siti Minanda Pulungan. “Buka, hei buka! Pengecut lo. Buka kalo berani,” ujar pria berkemeja putih tersebut sambil menggebrak kaca mobil. [irp] Merasa tak direspon, pria tersebut kemudian menendang bagian depan mobil. Tidak berhenti di situ, pria tersebut kemudian naik ke atas kap mobil. Ia menginjak-injak kap mobil sambil berteriak meminta pengendara membuka pintu mobil. Pengemudi Brio tersebut tetap tenang dan tidak meresponnya. Akhirnya ia meninggalkan mobil tersebut sambil memukul kaca samping pengemudi.
Ket

‘Bung Karno’ Hadir di Kampanye Jokowi, Tanda Restu Menang Pilpres?

BALITODAY.NET - Bung Karno turut menghadiri Konser Putih Bersatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (13/4/2019). Sayangnya, sosok tokoh bernama lahir Kusno ini bukanlah Bung Karno asli. sebagaimana diketahui, tokoh asal Surabaya ini telah wafat pada 21 Juni 1970 silam. Lantas, siapa yang dimaksud dengan suami Fatmawati disini? Ternyata, ia adalah Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Teguh Boediyana. Teguh berpenampilan sangat mirip dengan punggawa Partai Nasional Indonesia ini. [irp] Otomatis, ribuan orang di SUGBK terpana akan penampilan nyentrik di tengah pendukung yang serba berbaju putih ini. Teguh menyampaikan dirinya berpenampilan mirip Soekarno hanya dengan modal peci, kacamata hitam, dan tongkat komando. Teguh mengaku senang banyak orang yang tertarik dengan penampilannya ini dan meminta foto. Menurutnya, dengan berpenampilan mirip alumnus ITB ini maka peserta kampanye akbar Jokowi ini bisa merasakan kehadiran Soekar

Lontarkan Sindiran, Cak Lontong: Disini Adanya WiFi, Tidak Ada Sandi

BALITODAY.NET - Cak Lontong menjadi salah satu pengisi acara di Konser Putih Bersatu di Gelora Bung Karno, Sabtu (13/4/2019). Dalam acara kampanye akbar capres nomor urut 01 Jokowi ini, Cak Lontong melontarkan beberapa sindiran candaan yang ditujukan kepada paslon capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga. Sindiran pertama yang dilontarkannya yakni mengenai jumlah coblosan. Pria bernama asli Lies Hartono ini menegaskan bahwa jumlah lubang agar suara sah adalah satu. Lebih dari satu adalah tidak sah. [irp] "Ingat ya, yang sah nyoblos satu, kalau nyoblos lebih dari satu tidak sah," ujar bapak dua anak ini di Stadion Utama GBK dilansir dari Detik.com (13/4/2019). Kemudian, guyonan ala Cak Lontong ini juga dimasukkan dalam kata persatuan. Alumnus ITS ini mengatakan bahwa masyarakat harus mengutamakan persatuan. Pria asal Magetan ini menjelaskan bahwa yang ada hanya persatuan, tidak ada namanya pertigaan apalagi perduaan. "Ingat penting

Pilu Ibunda Pemutilasi Mayat Budi: Anakku Kok Jahat Banget

BALITODAY.NET - Ibunda salah satu pelaku pemutilasi mayat Budi yang ditemukan di Blitar, NG sedih akan perbuatan anaknya, AS. Sebagaimana diketahui, pelaku AS telah dipanggil oleh Polda Metro Jaya untuk menjalani penyidikan terhadap kasus mutilasi Budi Hartanto. Tidak hanya kedua pelaku yaitu AS dan AJ, polisi juga menggali informasi dari orang-orang terdekat pelaku. Salah satu saksi yang dipanggil oleh polisi yaitu ibu dari AS, NG. NG masih nampak bingung mengapa anaknya berbuat sekeji itu. "Kok jahat banget anakku," ujarnya dilansir dari Detik.com (13/4/2019). [irp] Beberapa hari terakhir, NG merasakan ada perubahan sikap dalam diri anaknya. Diakuinya, AS kini menjadi lebih tempramen. "Ya belakangan hari ini makin kasar juga sama saya. Katanya, aku ki wes gede mak. Wes iso mikir dewe (Saya itu sudah besar mak. Sudah bisa berpikir sendiri). Tapi kok sampai sejahat itu juga sama orang lain," terangnya kala ingat protes yang diu

#AudreyJugaBersalah Rajai Trending Topic Twitter, Juniornya Ratna Sarumpaet?

BALITODAY.NET - Gema kasus penganiayaan terhadap Audrey masih terus terdengar. Kasus yang belakangan viral dengan #JusticeForAudrey di Twitter ini kini sudah berganti menjadi #audreyjugabersalah. Hari ini, Jumat (12/4/2019), tagar audrey juga bersalah menempati posisi pertama trending topic Twitter Indonesia. Beberapa warganet mulai muncul memberikan kesaksian yang bertolak belakang dengan apa yang sudah beredar sebelumnya. Diantaranya yakni kata-kata tidak senonoh yang dituliskan Audrey di media sosialnya. [irp] Dalam tangkapan layar beranda akun Facebook Audrey, terdapat bebebrapa kata tak pantas untuk dikatakan oleh seorang bocah 14 tahun. Selain itu beredar pula  status Facebook yang ada sangkut paut dengan hutang.

Singgung Hubungan Prabowo dan Anaknya, Akun Twitter JS Prabowo Dibajak

BALITODAY.NET - Gelaran pesta demokrasi akbar kurang lima hari lagi. Situasi politik yang terjadi antara kubu Jokowi dan Prabowo kian memanas. Bukan tidak mungkin, hal ini memunculkan serangan-serangan kecil antara kedua pendukung calon. Mereka juga harus berhati-hati dalam setiap tindak-tanduk dalam media sosial. Seperti halnya yang baru saja dialami oleh mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen (Purnawirawan) Johannes Suryo Prabowo. [irp] Akun Twitter-nya @marierteman dinyatakan dibajak alias diretas oleh pihak tak dikenal, Jumat (12/4/2019). Hal tersebut diketahui saat akun tersebut mencuitkan hubungan renggang antara Prabowo dan putranya, Didit Hediprasetyo. Cuitan tersebut dinilai warganet memiliki kejanggalan. Sebab, JS Prabowo adalah pendukung mantan Komandan Jenderal Kopassus ini sehingga mustahil untuk mengungkit sisi buruk calon yang diusungnya. "Pada suatu waktu, @di_Hediprasetyo anaknya @prabowo curhat kepada saya bagaiman

Usai Datang di Mimpi Teman, Kepala Mayat Budi Akhirnya Ditemukan!

BALITODAY.NET - Kepala korban mutilasi yang mayatnya ditemukan dalam koper di Blitar, Budi Hartanto (28) akhirnya ditemukan. Sebelumnya, dua orang teman Budi, Robby dan NV mengungkapkan bahwa mereka bertemu Budi dalam mimpi. Dalam mimpinya kepada NV, Budi meminta tolong agar kepalanya segera ditemukan dan jasadnya kembali utuh. Kini, kabar terbaru yang didapatkan, polisi sudah berhasil menemukan potongan kepala korban, Jumat (12/4/2019). [irp] Potongan kepala tersebut ditemukan di Kediri, Jawa Timur. Lokasi penemuannya sama persis dengan pelacakan Hp korban yang terakhir berada di Kediri. Sayangnya, karena potongan kepala ini ditemukan setelah sepekan penemuan korban, kondisinya sudah membusuk.­­­ "Kepalanya berada di Kediri, mohon maaf sudah membusuk. Karena kepala merupakan salah satu organ yang cepat sekali membusuk," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim dilansir dari Detik.com (12/4/2019).

Datang ke Mimpi Temannya, Mayat Budi Minta Kepalanya Ditemukan

BALITODAY.NET - Kasus mutilasi yang menima guru honorer di Blitar, Budi Hartanto masih menyisakan misteri. Pasalnya, sampai saat ini, sepekan setelah ditemukannya mayat korban, Rabu (3/4/2019), kepalanya masih belum ditemukan. Dua orang teman korban mengaku dirinya didatangi oleh Budi dalam mimpi. Salah satu temannya di Kediri, Robby mengaku ia didatangi Budi saat sebelum dan sesudah peristiwa mutilasi korban mengemuka. Saat itu, ia bermimpi melihat Budi sedang bersedih. Budi hanya berdiri dan diam saja ketika ditanya Robby mengenai apa yang membuatnya bersedih. [irp] "Saya bermimpi Budi berdiri berpakaian serba putih dan tampak raut wajah sedih. Kepalanya ada dan menunduk. Saat saya tanya, dia tidak menjawab," kata Robby menceritakan mimpi yang dialaminya pada Minggu (1/4/2019) malam.
Mimpi Teman Kuliah
Selain Robby, Budi juga datang ke mimpi teman semasa kuliahnya, NV. NV mengaku bermimpi Budi dua kali. Dalam

Tertekan, Penganiaya Audrey Mengaku Mendapat Teror Pembunuhan

BALITODAY.NET - Polisi akhirnya menggelar konferensi pers terkait kasus penganiayaan Audrey. Dalam  konferensi pers yang digelar pada Rabu (10/4/2019) di Mapolresta Pontianak, polisi menghadirkan tujuh pelaku pengeroyokan Audrey. Mereka kemudian diminta untuk memberikan keterangan mengenai kasus viral tersebut versi mereka. Di situ, mereka mengakui kesalahan mereka dan menyatakan penyesalannya. “Saya meminta maaf atas perlakuan saya terhadap Audrey, saya menyesali kelakuan saya ini,” ujar salah satu tersangka seperti dalam video konferensi pers yang tersebar. [irp] Berdasarkan pengakuan mereka, kabar pengeroyokan yang diberitakan media adalah tidak benar. “Memang benar kami melakukan perkelahian, namun tidak ada pengeroyokan, apalagi sampai 12 orang mengeroyok satu. Juga tidak mencolok ke organ vital,” terangnya Selanjutnya, mereka juga menyatakan bahwa mereka adalah korban. Mereka menjadi korban bully di media sosial.

Cium Paksa Anggota PPK Berkali-kali, Komisioner KPU Ini Dipecat

BALITODAY.NET - Anggota KPU Kota Yogyakarta RM Nufrianto Aris Munandar dilaporkan telah mencabuli seorang perempuan anggota panitia pemilih kecamatan (PPK). Kejadian yang terjadi pada April 2018 silam tersebut kini membuahkan hasil. Hasilnya yakni pemecatan kepada Nufrianto oleh Dewan kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP). Pemecatan ini berdasarkan bukti yang telah terkumpul bahwa Nufrianto benar memang berbuat cabul terhadap anggota PPK selaku pelapor. [irp] "Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Teradu R Nufrianto Aris Munandar selaku Anggota KPU Kota Yogyakarta putusan dibacakan," ujar Ketua DKPP Harjono dalam website-nya, Kamis (11/4/2019). Saat penyidikan, Nufrianto mengaku memang mencium anggota PPK tersebut. Tidak hanya mencium secara paksa, ia juga memaksa korban untuk berhubungan badan dengan dirinya. Ia memaksa melepaskan celana korban hingga ikat pinggang korban putus dan kancing baju lepas. Nufrianto kemu

Stay connected

0FansLike
0FollowersFollow
10,940SubscribersSubscribe

Latest article

Serem! Begini Pengalaman Horor Rider Dikejar Kuntilanak Saat Touring

BALITODAY.NET - Cerita horor kali ini berdasarkan pengalaman tiga orang rider yaitu Doni, Andi, dan Gilang saat melakukan touring di daerah Wates Kulon Progo menuju Yogyakarta melalui Kalibiru. Dalam perjalanan,  Gilang berboncengan dengan Andi menggunakan motor matic.  Sementara Doni mengendarai motor sendiri. Kisah horor yang mereka alami adalah ketika mereka memasuki kawasan hutan. Saat itu, mereka melakukan perjalanan sekitar pukul 10 malam. Sebab kondisi jalan yang berkabut, mereka melaju dengan pelan sekitar 10 km/jam. Tak berapa lama, mereka kemudian melewati jalanan menanjak. [irp] Disitulah keanehan mulai terjadi. Gilang yang saat itu dibonceng oleh Doni mulai mencium bau wangi. Ia kemudian berpikir pasti ada sesuatu yang mengahmpiri mereka. Namun ia memilih diam daripada memperkeruh suasana. “Gak berapa lama setelah tanjakan ane nyium wangi bunga2 an gitu .. mau gak mau pikiran ane udh jelas nyimpulin ini pasti si tante2 h

Ratusan Muslim Diancam Dibunuh Pasca Teror Bom Sri Lanka

BALITODAY.NET - Kerusuhan yang terjadi di Sri Lanka rupanya belum usai. Usai teror bom yang terjadi saat misa Paskah pada Minggu (21/4/2019) lalu, kini teror juga menyerang ratusan umat muslim di sana. Laporan terakhir, ledakan saat Paskah yang terjadi di tiga gereja dan hotel tersebut telah menewaskan 359 orang. Sementara itu, korban luka-luka mencapai 500 orang. Tak berhenti disitu, ratusan warga muslim dari Pakistan yang berada di Kota Negombo mendapat teror ancaman pembunuhan. Mendapat teror demikian, mereka pun memilih mengungsi ke tempat yang dirasa aman. [irp] "Karena serangan bom yang terjadi di sana, warga Sri Lanka menyerang rumah-rumah kami. Sekarang kami tidak tahu harus pergi ke mana," ujar salah satu Muslim etnis Pakistan, Adnan Ali dilansir dari Reuters. Untuk menghindari serangan yang lebih parah, pemerintah setempat telah merahasiakan tempat pengungsian mereka. Mengenai waktu kapan mereka akan kembali, yang bisa menentu

Amien Rais Suka Tebar Kebencian, Ali Ngabalin: Faktor Usia Atau Kerasukan?

BALITODAY.NET - Terkait diksi-diksi yang diucapkan oleh Amien Rais, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mempertanyakan apakah gerangan yang membuat Amien Rais berkata demikian. Ngabalin berpikiran apakah hal tersebut karena dipengaruhi faktor usia atau hal lain. Pemikiran ini muncul mengingat usia yang saat ini akan menginjak 75 tahun. "Itu ya yang saya tidak mengerti apa karena faktor usia Pak Amien-nya atau jin apa yang merasuki pikirannya," ujar Ngabalin dilansir dari CNN Indonesia (25/4/2019).[irp] Sebagaimana diketahui, mantan Ketua Umum PAN ini terakhir berorasi di syukuran Prabowo pada Rabu (24/4/2019). Di  sana, Amien menyindir Jokowi sebagai presiden bebek lumpuh. "Yang keluar dari mulutnya itu semua adalah narasi-narasi dan diksi-diksi yang penuh dengan fitnah, kebencian," lanjutnya. Terkait hal ini, Ngabalin berencana untuk mengumpulkan sel