Klubnya Juara Liga 1, Wakil Ketua PSSI Tolak Undangan Talkshow Mata Najwa

BALITODAY.NET - Program acara talk show televisi Mata Najwa berencana kembali mengangkat tema sepak bola sebagai topik perbincangan. Bertajuk PSSI Bisa Apa jilid 2, acara yang digawangi oleh jurnalis Najwa Shihab ini akan ditayangkan secara langsung di stasiun televisi Trans 7, Rabu (19/12/2018) pada pukul 20.00 WIB. Pada edisi kedua topik yang membahas tentang sepak bola Indonesia, mafia sepak bola, dan juga PSSI ini, Mata Najwa akan menghadirkan beberapa pembicara antara lain Kapolri Tito Karnavian, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, dan mantan Ketua Badan Liga Indonesia Andi Darussalam Tabussala.[irp] Awalnya Mata Najwa berencana untuk ikut menghadirkan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi. Namun yang bersangkutan berhalangan hadir karena telah memiliki agenda di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. https://twitter.com/MataNajwa/status/1075053264079532032 Berusaha mendatangkan petinggi PSSI untuk ikut menjadi sa

Dibela Prabowo Soal Perusakan Atribut Demokrat, SBY: Jokowi Tak Terlibat

BALITODAY.NET - Terkait perusakan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru beberapa waktu yang lalu, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan jika Presiden Joko Widodo sama sekali tak ada hubungannya dengan peristiwa tersebut. Hal itu disampaikan mantan Presiden Indonesia yang pernah menjabat selama dua periode ini melalui akun Twitter pribadinya, @SBYudhoyono. Dalam cuitannya, SBY percaya bahwa peristiwa tersebut tak ada kaitannya dengan Jokowi.[irp] "Saya yakin dan tahu Presiden Jokowi tak memiliki keterlibatan apapun. Pengungkapan yang jujur dan lengkap justru akan 'selamatkan' beliau," tulis Susilo Bambang Yudhoyono di Twitter, Senin (17/12/2018) malam. https://twitter.com/SBYudhoyono/status/1074678820161040384 Insiden perusakan atribut ini sendiri terjadi, Sabtu (15/12/2018). Ketika peristiwa berlangsung, baik SBY dan Jokowi memang tengah sama-sama berada di Pekanbaru.[irp] Di sisi lain, Ketu

Mati Muda di Puncak Mahameru, Soe Hok Gie Ternyata Gunakan Sepatu Prabowo Subianto

MALANGTODAY.NET - Tepat pada hari ini 76 tahun yang lalu, 17 Desember 1942, seorang tokoh aktivis Indonesia Tionghoa bernama Soe Hok Gie lahir di Jakarta. Semasa hidup, Gie dikenal sebagai aktivis yang menentang kediktaktoran berturut-turut dari Presiden Soekarno dan Soeharto. Sayangnya, Gie yang cemerlang tidak hidup terlalu lama. Ia meninggal satu hari sebelum hari ulang tahunnya yaitu di tanggal 16 Desember 1969. Soe Hok Gie meninggal di puncak Gunung Semeru saat masih berusia 26 tahun.[irp] Sosok yang kisahnya telah difilmkan oleh sutradara Riri Riza dengan judul 'Gie' ini ternyata semasa muda pernah menjalin kedekatan dengan aktor politik besar Indonesia saat ini Prabowo Subianto. Kedekatan keduanya dimulai saat Soe Hok Gie aktif terlibat dalam sebuah pergerakan bawah tanah menentang pemerintahan Soekarno yang berafiliasi dengan Prof. Sumitro Djojohadikusumo yang tak lain merupakan ayahanda dari Prabowo Subianto.[irp]

Capres Nyinyir Kotak Suara Kardus, KPU: Dulu Gak Ada yang Ribut Begini

BALITODAY.NET - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan bahwa pada Pilpres 2019 nanti, kotak suara yang digunakan terbuat dari bahan kardus. Kendati demikian, KPU menegaskan bahwa kardus yang digunakan bukanlah kardus sembarangan. Berbeda dengan kardus mie instan, kotak suara ini nantinya akan terbuat dari bahan dupleks atau karton kedap air sehingga ketahanannya terjamin.[irp] Seperti diketahui sebelumnya bahwa kebijakan ini dipermasalahkan oleh Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Menanggapi hal ini, KPU menyatakan bahwa kualitas dan keamanan kotak suara kembali lagi kepada integritas penyelenggara hingga partisipasi publik, bukan dari media yang digunakan. KPU juga menjelaskan bahwa sejatinya kotak suara berbahan kardus sudah pernah digunakan dalam beberapa pemilu sebelumnya. KPU mengaku heran kenapa baru sekarang polemik timbul soal penggunaan kotak suara dengan bahan dupleks atau kar

Gerindra Soalkan Kotak Suara dari Karton, PDIP: Alasan Kalau Nanti Kalah!

BALITODAY.NET - Sekertaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menanggapi sikap Partai Gerindra yang tidak setuju kotak suara pemilu 2019 terbuat dari bahan transparan mirip kardus. Menurutnya, Gerindra kini hanya sedang mencari-cari alasan jika nanti kalah dalam pemilu. "Kami agak heran Gerindra ini bicara pemilu curang, jadi rasanya mereka akan menyalahkan Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin menang dan mereka mulai mempersiapkan alasan-alasan untuk kalah sejak dari sekarang," ujar Hasto, dikutip dari Detik.com, pada Minggu (16/12/2018).[irp] Hasto menambahkan, terkait dengan bahan yang menyerupai kardus tersebut lantaran aspek biaya. Namun, menurutnya hal tersebut tidak akan mengganggu jalannya pemilu asalkan pengawasan dan pemantauan dilakukan dengan sebagaimana mestinya. "Itu karena aspek biaya, dulu kami juga menolak yang sama, tapi akhirnya kami melihat hal-hal tersebut. Yang penting saksi mengawasi di TPS itu bukti hukum sehingg

BMKG Ikut Heran Suara Misterius di Langit Pantura, Orkes Dangdut Terbang?

BALITODAY.NET - Dini hari tadi, Jumat (14/12/2018), warga dihebohkan dengan suara dengungan kencang yang terdengar di langit Pantai Utara (Pantura), Jawa Tengah. Kejadian ini sontak segera menjadi perbincangan warga. Menanggapi peristiwa yang terjadi, Badan Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Semarang menegaskan bahwa suara yang didengar oleh masyarakat bukanlah fenomena alam. Menurut BMKG, kemungkinan suara yang terdengar oleh masyarakat adalah suara pesawat yang melintas di langit Pantura.[irp] "Suara mendengung itu bukan akibat cuaca, dan saya pastikan bukan fenomena alam. Bisa jadi kan pesawat itu berjalan terbang di daerah-daerah tersebut. Makanya warga mendengar suaranya tapi tidak melihat pesawatnya langsung," kata Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I BMKG Kota Semarang Tuban Wiyoso seperti dilansir dari merdeka.com, Jumat (14/12/2018). Kondisi Pantura yang diguyur hujan semalaman mengakibatkan langit tertutup awan

Kubu Jokowi Ingin Kampanye Ofensif, Kena Perangkap Prabowo Lagi?

BALITODAY.NET – Kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 makin memanas. Pasalnya, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon (paslon) Joko Widodo – Ma’ruf Amin, Erick Thohir, berencana akan melakukan kampanye ofensif. Hal ini adalah reaksi dari segala serangan yang kerap ditujukan pada paslon nomor urut 01 ini. Pernyataan Erick tersebut justru ditanggapi sinis oleh kubu Prabowo Subianto. Pasalnya, pernyataan tersebut justru mencederai nilai-nilai kampanye yang harus kondusif, aman, tertib, dan martabat. Hal ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal PAN, Saleh Daulay.[irp] “Semestinya, setiap paslon dituntut untuk menjaga kampanye yang kondusif, aman, tertib, dan martabat. Tidak perlu ada pernyataan yang memancing reaksi dan respons tidak baik dari pihak mana pun,” kata Saleh dikutip dari VIVA, Sabtu (15/12/2018). Saleh juga menyarankan jika memang benar pihak TKN merasa dipojokkan dengan kampanye n

Janda Cantik Ini Jadi Wanita Terkaya di Indonesia, Daftar Jadi Suami?

MALANGTODAY.NET – Majalah bisnis dan finansial yang berbasis di Amerika Serikat, Forbes, baru-baru ini telah merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia. Dari daftar tersebut, terselip nama pengusaha cantik, Arini Subianto. Presiden Direktur Persada Capital Investama itu menduduki peringkat ke-44 dengan total kekayaan sebesar 665 juta dollar atau Rp 9,65 triliun. Keberhasilannya didaulat menjadi wanita terkaya di Indonesia ini tak lepas dari perjuangan kerasnya selama beberapa tahun terakhir. Putri sulung pengusaha besar Benny Subianto ini ditimpa cobaan silih berganti yang kemudian menempanya menjadi sesukses saat ini.[irp] Pada tahun 2012, ia dihadapkan pada kenyataan pahit saat suaminya, Andre Mamuaya, meninggal dalam kecelakaan mobil. Sepeninggal suaminya itu, Arini menjalani peran sebagai single mother dalam membesarkan kedua buah hatinya itu. Menjanda tak membuat semangat hidup Arini luntur. Saat

Kubu Prabowo Sebut Kepindahan La Nyalla ke Jokowi Tidak Berefek, Benarkah?

BALITODAY.NET – Kontestasi Pemilihan Presiden 2019 (Pilpres 2019) semakin memanas. Kepindahan mantan pendukung Prabowo Subianto, La Nyalla Mattalitti, ke kubu Joko Widodo, semakin memperuncing psywar antar kubu. Bergabungnya La Nyalla ke kubu petahana diiringi dengan berbagai pengakuan kontroversial. Saat pertama kali menyatakan dukungan, mantan Ketua PSSI itu juga mengaku bahwa dirinya adalah figur utama yang menyerukan hoax bahwa Jokowi adalah PKI, China, Kristen, dan lain sebagainya.[irp] ‘Pembelotan’ La Nyalla ini juga menuai sensasi. Pasalnya, ia langsung membuka borok yang ada di kubu oposisi yang menjatuhkan Prabowo. Namun tindakan alumni Universitas Brawijaya itu ditanggapi santai oleh juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga Uno, Irfan Yusuf. “Kalau saya bilang tidak ada efeknya, yo enggak mungkin. Tapi saya bilang tidak terlalu signifikan,” ujar Irfan dikutip dari Te

Bebas, Ahok Bakal Bikin ‘Ahok Show’ Sebelum PIlpres, Mau Pemanasan?

MALANGTODAY.NET – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok, dikabarkan akan segera bebas pada 24 Januari 2019. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami. “Setelah dipotong remisi, Ahok akan bebas murni pada 24 Januari 2019. Mudah-mudahan enggak ada masalah,” katanya dikutip dari Liputan6.com, Selasa (11/12/2018).[irp] Sebelumnya, staf Ahok, Ima Mahdiah, mengatakan bahwa setelah bebas, Ahok akan mengumumkan kejutan yang hingga kini masih dalam tahap penggodokan. Kabarnya, mantan Bupati Belitung Timur ini akan membuat acara talkshow berjudul Ahok Show. “Konsep masih rahasia, pokoknya beda sekali dengan yang dulu. Rencananya Ahok Show ini akan bekerjasama dengan salah satu stasiun televisi,” terang Ima. Ahok Show sendiri bukanlah hal baru yang akan digarap Ahok. Sebelumnya, Wakil Gube

Stay connected

0FansLike
0FollowersFollow
8,308SubscribersSubscribe

Latest article

Anggap China Ikuti Jejak NASA, Pemburu UFO Klaim Pendaratan Chang’e 4 di Sisi Gelap...

BALITODAY.NET - Kabar pendaratan pesawat antariksa Chang’e 4 di sisi gelap Bulan pada (3/1/2019) lalu sempat meghebohkan publik. Keberhasilan pesawat asal China ini bisa jadi merupakan tonggak penelitian ilmiah baru. Sayang, di tengah apresiasi publik akan keberhasilan tersebut, ternyata ada yang kontra terhadap hal tersebut. Ialah Scott C Waring. Ia merupakan seorang pemburu UFO atau alien dan aktif mengelola situs UFO Sightings Daily. Ia menyatakan bahwa China National Space Administration (CNSA) atau Badan Antariksa Nasional China telah berbohong terhadap pendaratan Chang’e 4. [irp] Menurutnya, China telah mengikuti jejak National Aeronautics and Space Administration (NASA) yang diduga juga telah melakukan kebohongan publik mengenai pendaratan Apollo 1 di Bulan pada tahun 1967. "NASA lolos, dan kemudian mereka (China) juga mengikuti jejaknya. Lihatlah foto aslinya. Anda akan melihat tidak ada garis lain di foto pa

Pernah Diundang SBY Manggung di Istana Negara, Kini Aris ‘Idol’ Ditangkap Karena Narkoba

BALITODAY.NET - Kabar mengejutkan datang dari penyanyi jebolan salah satu ajang pencarian bakat bergengsi, Aris ‘Idol’. Penyanyi bernama asli Januarisman Runtuwene dikabarkan ditangkap polisi karena terjerat narkoba pada Selasa (15/1/2019). Proses penangkapan oleh Sat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok tersebut berlangsung pada pukul 01.00 WIB di apartemen kawasan Jl. HR Rasuna Said, Menteng Atas, Jakarta Selatan. [irp] Dalam penangkapan tersebut, Aris ditangkap bersama empat orang lainnya yaitu AY, AM, YS, dan AS. Sejumlah barang bukti yang berhasil diamnakan polisi yaitu sabu seberat 0,23 gram, 1 unit bong, dan lima ponsel. "Barang bukti: 1 (satu) bungkus plastik bening berisi kristal diduga narkotika jenis sabu berat brutto 0.23 gram, 1 (satu) unit bong, dan 5 (lima) HP,” begitu tulis rilis yang dikeluarkan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok dilansir dari DetikHOT (16/1/2019). Penangkapan Aris ini bermula dari tertangkapnya tersa

4 Teori Sains Konyol Ala Ilmuwan India, Internet Digunakan di Perang Bharata Yudha!

BALITODAY.NET – Kongres Sains India ke-106 yang dibuka oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi, menyisakan banyak hal-hal konyol jika ditinjau dalam kacamata sains. Pasalnya, banyak sekali klaim-klaim konyol yang dilontarkan oleh para ilmuwan India yang membuat para ahli dan kritikus bergidik malu. Asosiasi Kongres Ilmiah India menyebut klaim-klaim sains yang muncul dalam Kongres Sains ke-106 itu adalah sebuah keprihatinan. Sekretaris Jenderal Asosiasi Kongres Ilmiah India bahkan berani menyebut hal tersebut sangat mencemaskan mengingat posisi orang yang membicarakan itu adalah ilmuwan.[irp] Lalu, klaim apa saja yang muncul di India? Berikut ulasan lengkapnya dikutip dari Kompas.com, Selasa (15/1/2019).
Internet Ada Sejak Ribuan Tahun Lalu
[caption id="attachment_272836" align="aligncenter" width="1064"]