Disebut Kuat Akan Menduduki Kursi Ketua DPR, Begini Respon Puan Maharani

BALITODAY.NET - Nama Meteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI) Puan Maharani disebut-sebut adalah calon kuat yang akan menduduki kursi Ketua DPR RI. Mengenai kabar ini, Puan Maharani hanya menanggapi secara santai. Ia masih memilih untuk fokus pada jabatannya saat ini sebagai Menko PMK. Putri dari presiden kelima RI ini menanti hasil real count pada 22 Mei mendatang. [irp] "Saya masih fokus jadi Menko PMK sampai akhir masa jabatan dan saat ini kan kita masih menunggu hasil real count suara pada tanggal 22 Mei. Jadi masih fokus pada hal tersebut," ujar Puan di Kompleks Istana Kepresidenan dilansir dari Kompas.com (14/5/2019). Puan menyatakan belum ada pembicaraan internal parpol mengenai hal ini. Menurutnya, banyak kandidat lain yang berpotensi untuk menduduki kursi Ketua DPR RI. "Mungkin saja (ada kandidat lain). Saya belum bicara di internal seperti apa karena kita masih menunggu ha

Resmikan Tol Pandaan-Malang, Jokowi Bisikkan Hal Ini ke Menteri BUMN

BALITODAY.NET - Presiden Joko Widodo telah meresmikan Tol Pandaan-Malang, Senin (13/5/2019) siang. Dalam sambutannya, Jokowi mengungkapkan dirinya sempat berbisik meminta satu hal ke menteri BUMN Rini Soemarno. Permintaan tersebut yakni peniadaan tarif tol Pandaaan-Malang hingga lebaran 2019. Menurut Jokowi, jangka waktu penggratisan tarif tol hingga lebaran adalah tepat. "Tadi saya bisik-bisik kepada pemiliknya jalan tol, Ibu Menteri BUMN (Rini Soemarno). Jangan sampai bayar dulu, sampai lebaran. Gratisin dulu sampai lebaran. Sampai lebaran saja jangan lama-lama," ujar Jokowi di pintu gerbang Singosari dilansir dari Kompas.com (13/5/2019). [irp] "Masak yang minta presiden nggak diberi," sambungnya disambut tawa hadirin. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Tol Pandaan-Malang seksi I-III, Pandaan-Singosari diresmikan hari ini. Sementara untuk seksi IV (Singosari-Pakis) dan seksi V (Pakis-Kota Malang) masih dalam tahap konstruksi. Menurut re

Gunung Agung Meletus, Sutopo Masih Nyatakan Bali Aman

BALITODAY.NET - Gunung Agung kembali  erupsi pada Minggu (12/5/2019) pukul 22.29 Wita. Dalam rekaman seismogram tercatat amplitudo maksimum letusan 25 mm dan durasi sekitar 2 menit 16 detik. "Telah terjadi erupsi Gunung Agung, Bali pada tanggal 12 Mei 2019 pukul 22.29 Wita. Namun tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi ± 2 menit 16 detik," tulis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM dalam keterangannya, dilansir dari Detik.com (12/5/2019). [irp] PVMBG menambahkan warga tidak diperkenankan mendekati zona perkiraan bahaya atau 4 kilometer dari puncak gunung. Meski demikian, zona berbahaya ini akan terus berubah sewaktu-waktu. Selain itu, masyarakat juga diharapkan untuk menghindari aktivitas di aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung. Sebab, ancaman aliran hujan lahar masih bisa terjadi. "Masyarakat yang bermukim dan bera

Keras, Petugas Lapas Nusakambangan Pindahkan Napi dengan Cara Diseret

BALITODAY.NET - Beberapa hari terakhir beredar video penyeretan 10 narapidana pindahan dari Lapas Kerobokan dan 16 narapidana Lapas Bangli, Bali menuju Lapas Nusakambangan di media sosial. Dalam video tersebut nampak ada tindak kekerasan berupa penyeretan napi. Diketahui, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (28/3/2019) lalu. Pada sekitar pukul 13.30 WIB, para napi ini tiba di Pos Satgas Wijayapura di Dermaga Wijayapura. Pos ini merupakan pintu masuk menuju Lapas Nusakambangan. [irp] Dalam proses pemindahan itu, Kalapas Narkotika Nusakambangan memang memberikan amanat kepada anggota satgas dan timnya untuk memeriksa para napi. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengantisipasi masuknya narkoba oleh para napi pindahan ini. Namun sayang saat proses pemindahan napi, petugas justru melanggar standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan. Halaman dermaga tersebut berupa tanah kerikil. Kemudian para napi jongkok dan berbaris. Tangan dan kaki mere

Temui Jokowi Pakai Mobil B 2024 AHY, AHY Mulai Pepet Koalisi 01?

BALITODAY.NET - Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memenuhi undangan Jokowi untuk datang ke Istana Kepresidenan, Kamis (2/5/2019). Pertemuan AHY dengan Jokowi ini digadang-gadang merupakan langkah awal Partai Demokrat untuk merapat ke koalisi Jokowi-Ma’ruf. Namun, setelah dikonfirmasi menganai pertemuannya dengan Jokowi, AHY mengaku keduanya hanya berbincang mengenai perbedaan pendapat di masyarakat pasca Pemilu. “Tadi sempat dibahas bahwa kita berharap pasca 17 April 2019, hari pencoblosan, mudah-mudahan kita semuanya bisa tenang, sabar melihat situasi perkembangan, sekaligus mari sama-sama kita menjadi masyarakat yang dewasa dalam alam demokrasi yang sehat," ujar AHY di lingkungan Istana Kepresidenan dilansir dari CNN Indonesia (2/5/2019). [irp] Meski demikian, yang kemudian menjadi sorotan publik adlaah mobil yang dikendarai AHY menuju Istana. AHY datang menggunakan mobil Toyota Land Cruise hitam d

Ketika Jokowi Gemas Ibu Kota Negara Tak Kunjung Pindah

BALITODAY.NET - Beberapa waktu lalu, sempat mencuat kabar pemindahan ibu kota negara. Namun, tak berapa lama kemudian, kabar itu tenggelam. Kini, kabar pemindahan ibu kota muncul lagi karena presiden Jokowi mengadakan rapat mengenai tindak lanjut pemindahan ibu kota negara di Kantor Presiden, Senin (29/4/2019). Jokowi mengungkapkan pemindahan ibu kota bukanlah suatu hal mudah. Perencanaan matang adalah salah satu kuncinya. Ia juga tak yakin apakah kedepan Jakarta masih kuat menopang pusat pemerintahan dan pusat perekonomian rakyat. [irp] Beberapa persiapan yang akan dimatangkan yakni dari segi geopolitik, geostrategis, serta kesiapan infrsatruktur. Menurutnya, gagasan besar ini harus diimbangi dengan perencanaan yang matang pula. "Tapi saya meyakini, insyaallah kalau dari awal kita persiapan dengan baik maka gagasan besar ini akan bisa kita wujudkan," ujar Jokowi dalam rapatnya dilansir dari CNN Indonesia (29/4/2019). Mantan Gubernur DKI J

Perhitungan Sementara KPU Unggulkan 01, Demokrat Tinggalkan Prabowo-Sandi?

BALITODAY.NET - Berdasarkan perhitungan beberapa lembaga survei hitung cepat, paslon capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf masih memimpin. Kemudian berdasarkan hasil hitung suara yang dilakukan KPU per Sabtu (27/4/2019) pukul 16.00 WIB dan dengan suara masuk 42 persen, paslon nomor 01 ini masih unggul dengan 56,38 persen. Hal ini kemudian mendorong munculnya pertanyaan-pertanyaan apakah partai koalisi pendukung paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi akan merapat ke 01? Meskipun hal ini belum gamblang diutarakan, tapi sudah ada sinyal-sinyal untuk pergeseran itu. [irp] Partai Demokrat misalnya. Setelah TKN Jokowi-Ma’ruf mengatakan hendak mengajak Demokrat bergabung, pimpinan Demokrat merespon dengan baik. Ketua Dewan Kehormatan Demokrat Amir Syamsuddin mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan jika ada ajakan dari TKN. "Saya kira kalau ajakan itu didasari iktikad baik kalau dilakukan pada saat yang tepat, tentunya bukan hal yang buruk menurut saya

Serem! Begini Pengalaman Horor Rider Dikejar Kuntilanak Saat Touring

BALITODAY.NET - Cerita horor kali ini berdasarkan pengalaman tiga orang rider yaitu Doni, Andi, dan Gilang saat melakukan touring di daerah Wates Kulon Progo menuju Yogyakarta melalui Kalibiru. Dalam perjalanan,  Gilang berboncengan dengan Andi menggunakan motor matic.  Sementara Doni mengendarai motor sendiri. Kisah horor yang mereka alami adalah ketika mereka memasuki kawasan hutan. Saat itu, mereka melakukan perjalanan sekitar pukul 10 malam. Sebab kondisi jalan yang berkabut, mereka melaju dengan pelan sekitar 10 km/jam. Tak berapa lama, mereka kemudian melewati jalanan menanjak. [irp] Disitulah keanehan mulai terjadi. Gilang yang saat itu dibonceng oleh Doni mulai mencium bau wangi. Ia kemudian berpikir pasti ada sesuatu yang mengahmpiri mereka. Namun ia memilih diam daripada memperkeruh suasana. “Gak berapa lama setelah tanjakan ane nyium wangi bunga2 an gitu .. mau gak mau pikiran ane udh jelas nyimpulin ini pasti si tante2 h

Amien Rais Suka Tebar Kebencian, Ali Ngabalin: Faktor Usia Atau Kerasukan?

BALITODAY.NET - Terkait diksi-diksi yang diucapkan oleh Amien Rais, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mempertanyakan apakah gerangan yang membuat Amien Rais berkata demikian. Ngabalin berpikiran apakah hal tersebut karena dipengaruhi faktor usia atau hal lain. Pemikiran ini muncul mengingat usia yang saat ini akan menginjak 75 tahun. "Itu ya yang saya tidak mengerti apa karena faktor usia Pak Amien-nya atau jin apa yang merasuki pikirannya," ujar Ngabalin dilansir dari CNN Indonesia (25/4/2019).[irp] Sebagaimana diketahui, mantan Ketua Umum PAN ini terakhir berorasi di syukuran Prabowo pada Rabu (24/4/2019). Di  sana, Amien menyindir Jokowi sebagai presiden bebek lumpuh. "Yang keluar dari mulutnya itu semua adalah narasi-narasi dan diksi-diksi yang penuh dengan fitnah, kebencian," lanjutnya. Terkait hal ini, Ngabalin berencana untuk mengumpulkan sel

Berita Duka, Prabowo Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung

BALITODAY.NET - Indonesia diselimuti kabar duka pasca Pemilu 2019 usai dilaksanakan. Senin (22/4/2019), Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)  di Kecamatan Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, Rudi Mulia Prabowo (57) dinyatakan meningal dunia. Penyebab meninggalnya adalah karena serangan jantung. Penyebab lainnya yakni karena diduga ia kelelahan melaksanakan Pemilu. “Kelelahan sehingga terkena serangan jantung. Selain itu, bapak juga kurang makan selama bekerja. Sewaktu berangkat ke TPS, dia tak sarapan. Dia Cuma mengonsumsi camilan pisang goreng,” ujar istri Prabowo, Sukaesih dilansir dari Suara.com (24/4/2019). [irp] Sementara itu, saat pelaksanaan coblosan di TPS, nampaknya Prabowo tidak nafsu makan karena sibuk mengurusi jalannya coblosan. Saat itu, ia mengatakan bahwa akan makan ketika pekerjaannya sudah selesai. “Dia menolak makan, katanya karena belum selesai pekerjaannya. Dia bilang tunggu penghitungan s

Stay connected

0FansLike
0FollowersFollow
12,428SubscribersSubscribe

Latest article

Termasuk Tol Mapan, Ini 5 Tol Terindah di Indonesia!

BALITODAY.NET - Kamu berencana untuk mudik lewat jalur darat? Coba deh lewat lima tol yang banyak disebut sebagai tol terindah di Indonesia ini. Dijamin, perjalananmu pasti menyenangkan! Eitss, keindahan lima tol ini kebanyakan hanya bisa kamu nikmati ketika pagi-sore hari saja ya.

1. Tol Bawen-Salatiga

 

Penikaman Massal Sasar Bocah SD, Terduga Pelaku Sempat Tikam Diri Sendiri

BALITODAY.NET - Penikaman massal yang menyasar anak SD terjadi di Kawasaki, Jepang, Selasa (28/5/2019). Berdasarkan informasi, puluhan orang dinyatakan luka-luka termasuk seorang siswi SD dinyatakan meninggal. Penikaman ini terjadi di halte bus setempat saat orang-orang akan berangkat kerja dan anak-anak berangkat ke sekolah. Menurut keterangan saksi mata, ia melihat seorang siswa SD tergeletak di aspal karenanya. [irp] Saksi mata menuturkan kejadian penikaman tersebut sangat jarang terjadi. Apalagi kawasan lokasi kejadian merupakan kawasan yang tenang. "Ada sebuah halte lainnya di dekat sebuah Sekolah Dasar dan saya juga melihat siswa Sekolah Dasar tergeletak di aspal... Ini merupakan lingkungan yang tenang, sungguh menakutkan melihat hal semacam ini terjadi," ujar salah seorang saksi mata, Selasa (28/5/2019). Dilansir dari NHK melalui Detik.com (28/5/2019), terduga pelaku telah berhasil ditangkap polisi. Namun, kondisinya telah luka  pa

Usai Bertemu Jokowi, SBY Ungkap Dirinya dan AHY Dibully Sangat Kejam!

BALITODAY.NET - Usai pertemuan Presiden Jokowi dengan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Kepresidenan beberapa waktu yang lalu, SBY dan AHY ternyata mendapat banyak serangan. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). SBY mengungkapkan dirinya, AHY, dan Partai Demokrat diserbu dengan serangan-serangan oleh pihak tertentu. "Akibat pertemuan itu, AHY, SBY, dan Partai Demokrat diserang habis oleh kalangan tertentu," ujar SBY lewat siaran video dilansir dari Kompas.com (27/5/2019). Hal ini kemudian ditanggapi SBY dengan bijak. Presiden keenam RI ini menerima serangan tersebut sebagai tahap penggemblengan bagi-orang-orang yang masuk dalam dunia politik. Selain itu, dari serangan tersebut mereka bisa membaca kelompok-kelompok yang ternyata kontra dengan mereka. "Setelah itu AHY dibully sangat kejam. Mungkin itu cara Tuhan untuk menggemble