Megawati Soekarno Putri ©beritabali.com

Dalam ceremony impounding Bendungan Titab-Ularan Minggu (13/02) lalu, presiden ke-5 RI, Megawati  Soekarno Putri, mendapatkan kesempatan untuk membahas perkembangan proyek tol Denpasar-Buleleng.

Pada kesempatan itu, Megawati bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan RI, Basuki Hadimuljono, untuk berdiskusi dengan rekan-rekan dari Balai Wilayah Sungai mengenai proyek tol.

Bupati Buleleng, Putu Agus Suardnyana, mengatakan pembangunan ini disetujui Megawati yang hadir dalam acara seremoni. Menurutnya, Megawati bahkan berpesan untuk segera merealisasikan pembangunan tol demi pemerataan pembangunan yang lebih cepat.

Ia juga meminta Menteri PU untuk segera menuntaskan Detail Engineering Design (DED) shortcut di sepuluh titik maksimal pada 2016. Padahal sebelumnya DED direncanakan hanya di satu titik.

“Di sana kami sungguh terkejut karena gambar untuk shortcut ternyata baru dibangun satu titiik.Langsung bu Mega meminta PU untuk membangun Buleleng, untuk dituntaskan tahun ini seluruh desainnya jadi 10 titik,” ujar Suardyana.

Rencananya, pembangunan DED shortcut ini selesai Juli 2016 mendatang. Jalan ini akan dibangun mulai dari Bedugul, Tabanan, hingga Buleleng. (trn/fal)