BALITODAY.NET – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan moderator debat calon presiden – calon wakil presiden (capres – cawapres) putaran pertama pada Jumat (28/12/2018). Dua jurnalis kondang, Ira Koesno dan Imam Priyono, didapuk akan memandu debat antar kontestan Pemilihan Presiden 2019 (Pilpres 2019).

Dilansir dari Detik.com, Sabtu (29/12/2018), KPU telah menetapkan kedua nama tersebut berdasarkan kesepakatan masing-masing tim sukses (timses) pasangan calon (paslon). Namun Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno mengusulkan nama lain sebagai moderator.[irp]

“Sudah, nama ini sudah disepakati kok ngusulkan nama lain, dua nama itu sudah disepakati,” ujar Ketua KPU, Arief Budiman, menanggapi adanya kabar BPN Prabowo – Sandi mengusulkan moderator lain.

Ira Koesn bukan sosok baru di dunia jurnalistik. Jurnalis berusia 49 tahun itu sebelumnya juga pernah menjadi moderator debat di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu. Sementara Imam Priyono adalah jurnalis TVRI.

Sebelumnya, juru bicara BPN Prabowo – Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengusulkan nama-nama baru untuk menjadi moderator debat. Dalam kacamatanya, ia mengaku tak mempermasalahkan siapa yang akan menjadi pemandu debat asalkan berasal dari kalangan independen dan memiliki kapasitas.[irp]

Dahnil menyebutkan beberapa nama jurnalis yang dinilai memiliki kapasitas dan tidak ada kecenderungan berafiliasi dengan kubu manapun. Ia pun mengusulkan nama-nama seperti Karni Ilyas hingga Rosiana Silalahi.

“Misalnya CNN yang mengusulkan Alfito Deannova kami setuju, Kompas Rosi tadi, TvOne Karni Ilyas, bahkan Metro yang kami boikot itu pun mengusulkan orang karena mereka akan jadi tuan rumah penyelenggara debat ini,” kata Dahnil.


Penulis: Radea Hafidh
Editor: Radea Hafidh