BALITODAY.NET – Pada helatan Asian Games 2018 lalu, pemerintah Indonesia memberikan reward pada atlet tanah air yang berhasil menorehkan prestasi berupa diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Usut punya usut, ternyata para atlet ini masih harus menjalani tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) terlebih dahulu.

Hal ini dilontarkan oleh Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Nasional (BKN), M. Ridwan. Walaupun masih menjalani tes, namun para atlet ini mendapatkan keringanan dalam nilai tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Meski begitu, mereka mampu mendapat nilai tinggi.

Baca Juga: Demi Kebaikan Sepak Bola Indonesia Manajer Persib Dukung #EdyOut

“SKD-nya sama. Bahkan saya lihat beberapa, sebagian besar, nilainya bagus. Malah bisa melampaui passing grade formasi umum,” ujar Ridwan dikutip dari Dream.co.id, Kamis (29/11/2018).

Pernyataan ini juga membantah gosip beredar yang menyebutkan keterlibatan para atlet di tes adalah formalitas belaka karena mereka akan otomatis diterima. Menurut Ridwan, semua CPNS tanpa terkecuali harus menjalani proses yang telah ditetapkan sebelumnya.

Baca Juga: PSSI Carut Marut, Pelatih Terbaik Indonesia Malah Kabur ke Juventus

“Tetap siapapun tidak ada yang auto-PNS, auto-CPNS, tetap semuanya melalui SKD dan SKB,” bantah Ridwan.

Sebanyak 75 atlet berprestasi dikabarkan megikuti seleksi CPNS 2018 di BKN Jakarta pada Rabu (28/11/2018) kemarin. Beberapa nama besar yang turut hadir adalah peraih medali emas dan perunggu cabang olahraga badminton, Jonathan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting.


Penulis: Raka Iskandar
Editor: Raka Iskandar