BALITODAY.NET – Menjelang akhir tahun 2018, Indonesia kembali diuji dengan bencana besar. Bencana tsunami yang terjadi pada Minggu (23/12/2018) lalu tentu membuat banyak orang terpukul. Selain karena menimbulkan banyak korban jiwa dan kerugian lainnya, bencana tersebut daapat dikatakan sangat tak terduga dan termasuk ke dalam fenomena langka.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati juga menyatakan hal serupa. Ia mengatakan bahwa bencana yang menerjang wilayah Banten dan Lampung ini sangat tidak lazim.[irp]

“Penyebabnya bukan tunggal. Ini sangat tidak lazim dan ahli dari luar pun mengakuinya,” Ujar Dwikorita, dikutip dari Liputan6.com, pada Rabu (26/12/2018).

Ternyata selain tsunami Selat Sunda yang menyebabkan meninggalnya 429 orang ini, ada bencana besar lainnya yang termasuk kedalam fenomena langka. Melansir dari Liputan6.com, berikut tiga bencana di Indonesia yang termasuk ke dalam fenomena langka.

Gempa, Likuifaksi, dan Tsunami di Palu
Inilah Deretan Bencana ‘Aneh’ di Indonesia Sepanjang Tahun 2018
Pantai Talpa pasca gempa dan tsunami di Palu (Antara)

Bencana yang mengguncang tanah Palu pada 28 september 2018 lalu menyebabkan setidaknya 2.101 orang meninggal dunia, 1.373 orang hilang dan kerugian ekonomi mencapai Rp 18,47 triliun. Bencana itu termasuk fenomena langka lantaran tak terprediksi.

Banyak ilmuwan asing yang menyatakan bahwa gempa yang mengguncang wilayah Sulawesi tengah tersebut tidak seharusnya menimbulkan gelombang tsunami yang sedemikian besar. Kebanyakan, gelombang tsunami terjadi akibat pergeseran vertikal besar-besaran di dasar laut. Namun yang membuat semua peneliti heran adalah tsunami dahsyat tersebut disebabkan oleh pergerakan lempengan bumi secara horisontal, di atas satu sama lain.

Menurut beberapa ahli, tingginya gelombang tsunami yang menerjang saat itu disebabkan oleh beberapa faktor lain seperti longsor bawah laut, kedalam titik gempa yang dangkal, dan kondisi geografis palu yang berupa teluk.

Gempa Bumi di NTB
Inilah Deretan Bencana ‘Aneh’ di Indonesia Sepanjang Tahun 2018
Gempa Lombok (Jawa Pos)

Gempa bumi yang menewasakan ratusan orang dan menimbulkan kerugian sebanyak Rp 17,12 triliun ini menjadi fenomena yang langka karena memiliki intensitas yang sangat banyak. Rentetan gempa bumi tersebut terjadi karena pusat gempa berasosiasi dengan zona pensesaran naik yang berarah relatif barat-timur.

Selain itu, susunan tanah yang sebagian besar terbuat dari batuan sedimen dan metamorf membuatnya efek gempa lebih dahsyat.[irp]

Tsunami di Selat Sunda
Tsunami Banten (Tribunnews)

Tsunami yang menerjang wilayah Banten dan Lampung ini memang terbilang tidak lazim. Pasalnya, tsunami ini tidak disebabkan oleh gempa tektonik, sehingga tidak ada pertanda seperti air surut, sebelum tsunami terjadi.

Menurut Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, penyebab gelombang tsunami tersebut adalah longsornya tebing gunung Anak Krakatau yang tremor dan curah hujan yang tinggi.


Penulis : Kistin S
Editor : Kistin S