Maria Natalia Londa ©bola.com

Sejak tahu dunia moto GP, Maria Natalia Londa, atlet atletik kelahiran Kota Denpasar 26 tahun silam itu langsung jatuh hati pada Valentino Rossi.

Ia mengakui, dirinya tak pernah melewatkan siaran moto GP apabila Rossi sedang bermain. Ia menganggap Rossi memberikannya panutan untuk menjadi seorang juara sejati. Meskipun mendapat cemoohan maupun kecurangan, dirinya tetap menunjukkan kelas sebagai seorang pemenang.

Seperti diketahui belakangan Rossi akan menghadiri meet and greet di Bali. Namun pada pelaksanaannya acara tersebut dibatalkan. Hal ini membuat Maria kesal karena tidak dapat bertemu dengan pembalap idolanya itu.

“Kemarin kan ke Bali, saya sudah pesan khusus tiket meet and greet sama seorang teman di Yamaha untuk dapat ketemu Rossi, cuma nggak tahu kenapa acara tersebut dibatalkan,” ujar Maria dengan nada kecewa.

Ia juga menanggapi insiden yang menimpa Rossi di akhir musim balapan kemarin, di mana ia dianggap mencurangi pembalap lain. Maria menganggap Rossi sebagai memiliki mentalitas baja dengan tetap menampilkan skill seorang juara hingga balapan selesai.

“Perjuangan Rossi memang sosok yang tak kenal kata menyerah. Meski di akhir musim balapan kemarin seperti dicurangi, namun dia tetap berlomba untuk mencapai garis finis,” ucapnya.

Seperti dilansir tribunnews.com, ia juga berharap moto GP akan digelar di Indonesia musim depan, sehingga dirinya dapat menonton langsung di lintasan dan dapat bertemu langsung pembalap idolanya tersebut. (trn/fal)