Ditundanya Kompetisi  liga super indonesia, membuat beberapa pemain menjadi pengangguran. Salah satunya M. Fachrudin, mantan pemain Persik Kediri, harus banting setir menjadi pedagang makanan cep[at saji,  kepiting asam manis.

Ia terpaksa beralih profesi setelah bulan januari lalu persik Kediri tempatnya bernaung sebagai salah satu pemain telah dibubarkan oleh managemen, menyusul kegagalan tim untuk mengikuti kompetisi ISL 2015.

Pemain asal Desa Ngabang, Tanggulangin, Sidoarjo itu sekarang berjualan kepiting cepat saji, karena ia belum bisa mencoba peruntungan dengan bergabung ke tim lain karena adanya kisruh Kemenpora dan PSSI, yang berakibat turun nya sanksi FIFA untuk persepakbolaan Indonesia.

“Sejak saya diputus kontrak, langsung berpikir bahwa pesepakbola itu belum tentu atau belum jelas untuk masa depan. Kemudian saya memutuskan untuk berjualan kepiting,” ujarnya kepada detikcom.

Mengandalkan mobil, M. Fachrudin menjajakan kepiting dagangannya dalam kemasan siap saji.

Ditanya mengenai dagangan yang ia jual, Fachrudin menimpali jika ia menjual Kepiting asam manis buatan nya sendiri, “Kepiting asli Sidoarjo, lain dengan kepiting dari daerah lain. Kepiting asam manis masakan saya ini tidak menggunakan bumbu masak instan, bumbunya buatan sendiri,” ucapnya sembari berpromosi.

M. Fachrudin mengaku menikmati profesi barunya ini. Namun, ia masih memendam keinginan untuk kembali berkecimpung di dunia sepakbola.

Editor : Prasetyo