Malang, Dua kakak beradik pencari ikan diduga tenggelam di Sungai Lesti, Urung-Urung, Dusun Krajan, Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Adalah M Ali Hafid (12), dan M Ali Mahrus (9), keduanya pelajar warga Dusun Krajan RT 28 RW 10 Desa Sidorejo Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang.

Diketahui dua kakak beradik mencari ikan di Sungai Lesti sejak tiga hari terakhir dengan cara menggunakan potasium. Sekitar pukul 17.00 WIB, masyarakat setempat heran karena melihat motor dan baju milik dua bocah masih berada di tepi sungai. Khawatir dengan nasib dua pelajar itu, masyarakat segera melapor temuan itu ke kantor kecamatan dan Polsek setempat.

Warga sering melihat dua kakak beradik itu sedang mencari ikan di sungai Lesti. Berdasar laporan warga, Sebanyak 23 petugas PMI dan potensi SAR di bantu masyarakat setempat menisir sungai dan berhasil menemukan jenazah Ali Mahrus.

Ali Mahrus ditemukan lebih dahulu dengan kondisi tak bernyawa pada Minggu pagi 21 Juni 2015 sekitar pukul 08.30 WIB. “Tadi pagi, sekitar pukul 08.30 WIB, tim berhasil menemukan satu korban,” kata Aprilijanto, Sekretaris PMI Kabupaten Malang, Minggu 21 Juni 2015.

Jenazah Ali Mahrus tersangkut di bebatuan dasar sungai Lesti dengan kedalaman sekitar tiga meter. Kondisi jenazah masih bagus dan korban bisa segera dikenali meskipun tanpa mengenakan baju atau identitas lain yang menempel di tubuh korban.  “Mereka sedang mencari ikan, baju korban dilepas dan diletakkan di sepeda motor, sekitar 100 meter dari lokasi ditemukannya korban,” tambah Aprilijanto.

Hingga saat ini petugas PMI masih melanjutkan pencarian terhadap satu korban lagi, yaitu M Ali Hafid. Petugas menduga, jenazah Hafid sudah terseret jauh ke hilir sungai.

Editor : Prasetyo