Selama musim mudik dan balik Lebaran tahun ini, dipastikan tidak ada kenaikan tarif bus.Hal ini disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Jatim, melalui Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan ( Dishub dan LLAJ).

Seperti dilansir dari kabarbisnis.com, Kadishub dan LLAJ JAtim, Wahid Wahyudi menyampaikan Pemprov Jatim menjamin tidak ada kenaikan tarif bus.

“Tarif bus itu tidak ada perbedaan, baik lebaran maupun tidak. Lagipula, ini tarifnya sudah disesuaikan. Jadi tidak ada kenaikan tarif selama angkutan lebaran,” terangnya.

Sesuai aturan yang ada, jelas Wahid, tarif Angkutan Kota Antar Provinsi adalah Rp169/penumpang/km. Sementara itu, tarif angkutan kota dalam provinsi adalah Rp165/penumpang/km

Penetapan tarif ini juga telah disosialisasikan dan khusus lebaran Dishub kabupaten/kota juga telah minta kepada seluruh perusahaan otobus (PO) untuk menempelkan nominal tarif sesuai jarak tempuh.

“Untuk bus jurusan Surabaya-Malang misalnya, tarif yang harus ditempelkan dan tertera di kaca depan adalah Rp 14.500 per penumpang,” jelas Wahid. (kbr/end)