Ayah satu ini tidak patut ditiru, Ayah didalam keluarga adalah seorang pemimpin yang baik, bukan malah mengajarkan kepada anaknya untuk menipu orang.

HS (54) adalah ayah dari NNA(24)  ayah dan anak kini ditangkap petugas Polsek Kebayoran Lama di sebuah rumah kontrakan di Jalan Ampera, Jakarta Selatan, pada Rabu (8/7/2015) dini hari lalu.

Pria berusia 52 tahun ini mengajak anaknya, NNA menjadi penjahat melalui jual beli online barang-barang mewah. Menurut Kapolsek Kebayoran Lama Komisaris Riftazudin, gaya hidup ayah dan anak itu termasuk mewah.

Sang anak berusia 24 tahun, melakukan aksinya dengan mengunggah berbagai macam foto tas merk terkenal dengan harga miring ke www.jgadore.com. Setelah ada calon pembeli yang tertarik, NNA, meminta uang muka separuh harga. Lalu mengirim nomor rekening yang dikelola oleh ayahnya. Seperti yang dilansir Detik.com

Diketahui, kasus penipuan berkedok menjual tas Hermes secara online ini bukan pertama kalinya mereka lakukan. “Mereka melakukan penipuan dengan modus menjual tas merk terkenal, Hermes, dengan harga murah,” kata Wakapolres Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Surawan, Kamis 9 Juli 2015.

Sebelumnya, mereka pernah melakukan penipuan serupa di Kuta, Bali. Bahkan perbuatan mereka sudah pernah diproses secara hukum.
Saat berkas sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa, keduanya melarikan diri sehingga masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO). 

Kali ini, mereka kembali ditangkap polisi karena menipu Albert Satriyo Wibowo. Albert telah mentransfer Rp 77,5 juta untuk pembelian tas Hermes seharga Rp 150 juta.
Namun, setelahnya HS dan NNA tak bisa lagi dihubungi. Maka, Albert pun melapor ke polisi. (det/ind)