Akibat dari Abu Vulkanik Gunung Raung, sejumlah Bandara di Bali dan Lombok akan ditutup, karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan. Kementerian Perhubungan menyatakan, lima bandar udara ditutup akibat pengaruh penyebaran debu vulkanik akitivitas Gunung Raung.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub J.A. Barata menjelaskan ada lima bandara yang akan  ditutup akibat abu vulkanik Gunung raung, lima bandara itu adalah Bandara Internasional Ngurah Rai (Bali),Bandara Internasional Lombok, Bandara Selaparang (Lombok), Bandara Blimbingsari, (Banyuwangi) dan Bandara Notohadinegoro (Jember).

“Penutupan lima bandara itu berdasarkan Notam ( Notice to Airmen ) yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara,” jelas Barata

Dalam Notam tersebut berisikan :

1. Notam Nomor A 1413/15 untuk penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, yang berlaku sampai dengan pukul 06.30 WITA.

2. Notam Nomor B 1067/15 untuk penutupan Bandara Internasional Lombok, yang berlaku sampai dengan pukul 05.30 WITA.

3. Notam Nomor C 0498/15 untuk penutupan Bandara Selaparang, Lombok, yang berlaku sampai dengan pukul 09.00 WITA.
4. Notam Nomor C 0499/15 untuk penutupan Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, yang berlaku sampai dengan pukul 12.00 WIB.
5. Notam Nomor C 0500/15 untuk penutupan Bandara Notohadinegoro, Jember, yang berlaku sampai dengan pukul 08.00 WIB.

Seperti diketahui Gunung Raung saat ini tengah mengalami peningkatan aktivitas vulkanologi. Peningkatan aktivitas ini ditandai dengan sering terjadinya hujan abu vulkanik, serta guguran lava. (ind)