Capres Nyinyir Kotak Suara Kardus, KPU: Dulu Gak Ada yang Ribut Begini

BALITODAY.NET - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan bahwa pada Pilpres 2019 nanti, kotak suara yang digunakan terbuat dari bahan kardus. Kendati demikian, KPU menegaskan bahwa kardus yang digunakan bukanlah kardus sembarangan. Berbeda dengan kardus mie instan, kotak suara ini nantinya akan terbuat dari bahan dupleks atau karton kedap air sehingga ketahanannya terjamin.[irp] Seperti diketahui sebelumnya bahwa kebijakan ini dipermasalahkan oleh Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Menanggapi hal ini, KPU menyatakan bahwa kualitas dan keamanan kotak suara kembali lagi kepada integritas penyelenggara hingga partisipasi publik, bukan dari media yang digunakan. KPU juga menjelaskan bahwa sejatinya kotak suara berbahan kardus sudah pernah digunakan dalam beberapa pemilu sebelumnya. KPU mengaku heran kenapa baru sekarang polemik timbul soal penggunaan kotak suara dengan bahan dupleks atau kar

Hari Akhir Itu Kan Tiba, Geger Teori Stephen Hawking yang Bisa Picu Kiamat

BALITODAY.NET - Salah satu ilmuwan paling populer dunia selain Albert Einstein adalah Stephen Hawking. Sebagai salah satu ilmuwan fisika terkemuka, beberapa teori dan temuan dari Stephen Hawking kerap membuat umat manusia berdecak kagum dan bertanya-tanya. Meskipun kini Stephen Hawking telah tiada, namun belakangan terkuak salah satu teori yang menggegerkan dunia. Konon penemuan Hawking yang satu ini bisa memicu kiamat dunia.[irp] Hal ini tentu saja mengerikan. Teori yang dimiliki oleh Hawking ini dianggap sebagai pemicu kehancuran dunia. Dalam teorinya, Hawking mengatakan ada satu 'partikel Tuhan' yang mungkin tidak akan ditemukan oleh umat manusia. Menurut Hawking 'partikel Tuhan' ini adalah sebuah energi yang muncul sejak kelahiran alam semesta. Seluruh alam semesta memiliki energi berkat energi inti yang dimiliki oleh 'partikel Tuhan’.[irp] Lebih lanjut dalam teorinya Hawking menyebutkan fluktuasi kuantum 'partikel Tuhan' ma

Buat Modal Kampanye, Ahok Sumbang Prabowo Subianto Rp 250 Juta

BALITODAY.NET - Setelah beberapa waktu yang lalu mendapatkan sumbangan dana dari kalangan emak-emak, kali ini Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno kembali menerima donasi dari kelompok pebisnis dan pengusaha Tionghoa. Sumbangan tersebut didapatkan saat Prabowo Subianto menghadiri acara makan malam dan ramah tamah bersama para pengusaha Tionghoa di Super Ballroom Suncity, Jakarta Barat, Jumat (7/12/2018) malam. Usai menyampaikan visi dan misi, Prabowo langsung menerima sumbangan tersebut.[irp] Sebanyak 16 pengusaha Tionghoa mengumpulkan dana untuk mendukung pasangan Prabowo-Sandi. Total pengumpulan dana sendiri yaitu Rp 460 juta. Seorang pengusaha bernama Kasidi atau yang juga biasa dipanggil dengan Ahok menjadi donatur paling royal. Demi kemenangan Prabowo di Pilpres 2019, Ahok rela menyumbangkan uang sebanyak Rp 250 juta.[irp] Di sisi lain, dalam kesempatan tersebut Prabowo Subianto

Masih Simpan Pecahan Uang Ini? Segera Tukarkan Sebelum 31 Desember 2018!

MALANGTODAY.NET - Sejak tahun 2008 yang lalu, Bank Indonesia (BI) telah melakukan pencabutan dan penarikan uang kertas berbagai pecahan emisi 1998 dan 1999. Sepuluh tahun berselang, BI menetapkan bahwa uang tersebut tidak akan berlaku lagi. Adapun uang kertas yang dimaksud tersebut adalah pecahan Rp 10.000 tahun emisi 1998, Rp 20.000 tahun emisi 1998, Rp 50.000 tahun emisi 1999, dan Rp 100.000 tahun emisi 1999. [irp] Maka dari itu, seluruh masyarakat yang masih memiliki atau menyimpan berbagai pecahan uang emisi tahun tersebut, dihimbau untuk segera melakukan penukaran dengan emisi berbagai pecahan rupiah terbaru. BI menetapkan batas waktu penukaran hingga tanggal 31 Desember 2018. Jika telah lewat batas waktu yang telah ditentukan, maka BI akan menolak permintaan penukaran dan emisi pecahan uang tahun 1998 dan 1999 sudah tidak berlaku lagi. [irp] Penukaran uang dapat dilakukan di Kantor BI. Tak hanya itu, kantor p

Cara Keren Dukung Ekonomi Lokal, di Daerah Ini Sama Sekali Tak Ada Indomart atau...

BALITODAY.NET - Kehadiran Indomart dan Alfamart memang memudahkan masyarakat dalam mencari barang-barang kebutuhan sehari-hari. Namun, tak jarang pula semakin menjamurnya retail usaha model minimarket tersebut juga membunuh keberlangsungan warung-warung milik penduduk lokal setempat. Dua toko retail yang kerap berdiri berdampingan ini sendiri sekarang telah tersebar di seluruh sirkuit Nusantara; dari Sabang sampai Merauke. Bahkan dalam satu kota saja bisa ada puluhan hingga ratusan gerai Indomart atau Alfamart. Namun, ternyata ada satu daerah di Indonesia yang anti-mainstream dengan tidak ikut-ikutan menyediakan arena untuk kedua raksasa retail itu bertarung memperebutkan sifat konsumerisme masyarakat di wilayahnya. Baca Juga: Read more

Ayo Lungo, Bazar Pariwisata Dan Komunitas di Malang

Ayo Organizer merupakan sebuah perusahaan start-up berbasis komunitas yang mengadakan bazar yang kreatif dan inovatif serta bertujuan untuk menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) atau yang biasa dikenal...

Ikuti Photo Competition Ayo Lungo Indonesia

Selain menghadirkan dua bintang tamu spesial dalam acara ‘AYO LUNGO Chapter One: Malang City’, Ayo Organizer, selaku penyelenggara, turut memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk berpartisipasi melalui...

D’Kadoor Dan Babe Cabita Ramaikan AYO LUNGO Chapter One: Malang City

Setelah sebelumnya dibuat penasaran siapakah mysterious guest star dalam rangkaian acara ‘AYO LUNGO Chapter One: Malang City’, akhirnya pihak penyelenggara mulai memberikan bocoran satu per satu. Salah satu nama yang...

Rasakan Sensasi Liburan Baru Lewat Ayo Lungo

Penyelenggaran event ‘AYO LUNGO Chapter One: Malang City’ sudah di depan mata. Acara ini rencananya akan digelar pada tanggal 15 – 17 April 2016 di lantai 3 Malang Olympic...

Ayo Lungo, Bazar Pariwisata Dan Komunitas di Malang

Ayo Organizer merupakan sebuah perusahaan start-up berbasis komunitas yang mengadakan bazar yang kreatif dan inovatif serta bertujuan untuk menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) atau yang biasa dikenal sebagai...

Stay connected

0FansLike
0FollowersFollow
10,940SubscribersSubscribe

Latest article

Serem! Begini Pengalaman Horor Rider Dikejar Kuntilanak Saat Touring

BALITODAY.NET - Cerita horor kali ini berdasarkan pengalaman tiga orang rider yaitu Doni, Andi, dan Gilang saat melakukan touring di daerah Wates Kulon Progo menuju Yogyakarta melalui Kalibiru. Dalam perjalanan,  Gilang berboncengan dengan Andi menggunakan motor matic.  Sementara Doni mengendarai motor sendiri. Kisah horor yang mereka alami adalah ketika mereka memasuki kawasan hutan. Saat itu, mereka melakukan perjalanan sekitar pukul 10 malam. Sebab kondisi jalan yang berkabut, mereka melaju dengan pelan sekitar 10 km/jam. Tak berapa lama, mereka kemudian melewati jalanan menanjak. [irp] Disitulah keanehan mulai terjadi. Gilang yang saat itu dibonceng oleh Doni mulai mencium bau wangi. Ia kemudian berpikir pasti ada sesuatu yang mengahmpiri mereka. Namun ia memilih diam daripada memperkeruh suasana. “Gak berapa lama setelah tanjakan ane nyium wangi bunga2 an gitu .. mau gak mau pikiran ane udh jelas nyimpulin ini pasti si tante2 h

Ratusan Muslim Diancam Dibunuh Pasca Teror Bom Sri Lanka

BALITODAY.NET - Kerusuhan yang terjadi di Sri Lanka rupanya belum usai. Usai teror bom yang terjadi saat misa Paskah pada Minggu (21/4/2019) lalu, kini teror juga menyerang ratusan umat muslim di sana. Laporan terakhir, ledakan saat Paskah yang terjadi di tiga gereja dan hotel tersebut telah menewaskan 359 orang. Sementara itu, korban luka-luka mencapai 500 orang. Tak berhenti disitu, ratusan warga muslim dari Pakistan yang berada di Kota Negombo mendapat teror ancaman pembunuhan. Mendapat teror demikian, mereka pun memilih mengungsi ke tempat yang dirasa aman. [irp] "Karena serangan bom yang terjadi di sana, warga Sri Lanka menyerang rumah-rumah kami. Sekarang kami tidak tahu harus pergi ke mana," ujar salah satu Muslim etnis Pakistan, Adnan Ali dilansir dari Reuters. Untuk menghindari serangan yang lebih parah, pemerintah setempat telah merahasiakan tempat pengungsian mereka. Mengenai waktu kapan mereka akan kembali, yang bisa menentu

Amien Rais Suka Tebar Kebencian, Ali Ngabalin: Faktor Usia Atau Kerasukan?

BALITODAY.NET - Terkait diksi-diksi yang diucapkan oleh Amien Rais, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mempertanyakan apakah gerangan yang membuat Amien Rais berkata demikian. Ngabalin berpikiran apakah hal tersebut karena dipengaruhi faktor usia atau hal lain. Pemikiran ini muncul mengingat usia yang saat ini akan menginjak 75 tahun. "Itu ya yang saya tidak mengerti apa karena faktor usia Pak Amien-nya atau jin apa yang merasuki pikirannya," ujar Ngabalin dilansir dari CNN Indonesia (25/4/2019).[irp] Sebagaimana diketahui, mantan Ketua Umum PAN ini terakhir berorasi di syukuran Prabowo pada Rabu (24/4/2019). Di  sana, Amien menyindir Jokowi sebagai presiden bebek lumpuh. "Yang keluar dari mulutnya itu semua adalah narasi-narasi dan diksi-diksi yang penuh dengan fitnah, kebencian," lanjutnya. Terkait hal ini, Ngabalin berencana untuk mengumpulkan sel