Dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Engeline di Pengadilan Negeri Denpasar Senin (15/02) lalu, terdakwa Margriet Christina Megawe mendapatkan kesempatan membacakan pembelaannya.

Margriet yang juga merupakan ibu angkat Engeline ini menghabiskan waktu 15 menit dalam kesempatan tersebut.

Seperti diketahui, Margriet dinyatakan bersalah terhadap tindakan pembunuhan berencana terhadap Engeline oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Purwanta Sudarmaji.

Ia dianggap melakukan eksploitasi ekonomi dan penelantaran anak yang mengakibatkan kerugian moril dan materil yang menghambat fungsi soialnya.

Sementara itu, dalam 15 menit pembelaannya, Margriet tidak pernah terpikir untuk melakukan tindakan keji terhadap anak angkatnya sendiri. Pembelaan itu diiringi dengan tangis sesenggukan darinya.

“Dan sebelumnya, sama sekali tidak pernah terpikir oleh saya dan amat menyakitkan. Ini fitnah keji dan menyakitkan, ucapnya dengan nada sendu.

Dia melanjutkan bahwa Engeline ia besarkan dengan penuh kasih sayang tanpa membedakan sedikit pun dengan anak-anak kandungnya, Yvonne Caroline Megawe dan Christine Telly Megawe.

Seperti dilansir metrobali.com, ia berharap keadilan akan menaunginya di rangkaian persidangan yang dilakukan ini.

Seperti dibacakan dalam persidangan sebelumnya, Margriet dinyatakan melanggar pasal 340 KUHP dan 76i junto pasal 88 UU RI 35, kemudian pasal 76 B junto pasal 77 B UU RI 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta pasal 76 a junto pasal 77 UU RI 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. (mtb/fal)