Dikutip dari Reuters, Kelompok militan Islamic State of Iraq and al Sham (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas aksi teror yang terjadi di Hotel Marhaba, Sousse, Tunisia, pada Jumat (26/06) kemarin. Hal tersebut disampaikan ISIS melalui media sosial Twitter dengan akun pendukung ISIS.

“Saudara kami, tentara Khalifah, Abu Yihya al-Kairouni berhasil mencapai target di Hotel Imperial walau pengamanan di sana ketat,” tulis dalam akun Twitter itu.

Mereka menyebut pelaku telah membunuh 40 orang kafir. Pelaku diketahui bernama Seifeddine Yacoubi dan masih berusia 23 tahun.

Yacoubi diketahui dapat masuk ke Hotel melalui pantai. Yacoubi menyamar layaknya turis lain tanpa alas kaki, dan menggunakan baju renang serta membawa payung pantai yang di dalamnya terdapat senjata AK-47 yang digunakan untuk menembaki turis asing.

Seorang pekerja di hotel menyebut Yacoubi tiba di pantai pribadi yang masuk area hotel dengan menggunakan perahu karet. “Dia melepaskan tembakan dari senjata Kalashnikov. Dia masih muda dan mengenakan celana pendek seolah-olah seperti turis,” kata pekerja itu yang dikutip laman Dailymail.

Selama Bulan Ramadhan hanya sedikit warga Tunisia yang berada di pantai. Anak-anak pun tak terlalu banyak, karena sekolah belum libur. Akibat serangan teror itu sebanyak 39 turis tewas. Lima korban tewas diketahui berasal dari Inggris. Namun, ada juga turis asal Belgia dan Jerman.