Tanah Lot Bali © www.sputnik604.wordpress.com

Pendapatan Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot Tabanan mengalami peningkatan pendapatan kotor pada tahun 2015 sebesar Rp2,66 milyar lebih. Peningkatan ini cukup tinggi jika dibanding tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana dalam pertemuan dengan Badan Pengelola DTW Tanah Lot yang terdiri dari Pemkab Tabanan, Desa Pakraman Beraban di Kantor Bupati Tabanan.

“Tadi laporan pertanggung jawaban manajemen ke Badan Pengelola DTW Tanah Lot,” ujar Ketut Toya Adnyana, Jumat (22/1) kepada Tribunbali.

Pada tahun 2015, pengunjung DTW Tanah Lot mencapai 3.179.617 orang, yang melebih target yang ditentukan sebesar 2.368.713 orang.

“Jumlah kunjungan melebihi target. Dan target pada 2016 akan ditentukan lagi bersama dengan badan pengelola,” tambahnya.

Dengan total pendapatan kotor sebesar Rp62,88 milyar lebih, belum dipotong biaya operasional, nilai tersebut melampaui target DTW Tanah Lot tahun 2015. Sedangkan pendapatan bersihnya sendiri sebesar Rp41,42 miliar lebih dengan peningkatan sebesar Rp838,4 juta lebih dari tahun sebelumnya.

(tri/nei)