Pasokan listrik pulau Bali dipastikan aman, bahkan Pulau Dewata tersebut memiliki cadangan listrik sekitar 45 persen. Cadangan sebesar tersebut didapat dari pembangkit listri di Celukan Bawang.

Menurut Direktur Bisnis Regional Jawa Bali PT PLN (Persero) Amin Subekti meskipun cadangan listrik di Bali sebesar 45 persen, namun Bali juga merupakan provinsi dengan beban listrik yang paling tinggi yakni sebesar 802,3 megawatt (mw).

Untuk memenuhi kinerja dari pembangkit listrik di Celukan Bawang, Amin mengakui pihaknya banyak menggunakan bahan bakar jenis solar. Namun untuk ke depannya solar tersebut akan diganti dengan gas. Hal ini sebagai wujud dukungan atas program Bali sebagai Center of Excelent Clean Energi.

“Jika nanti pasokan gas kita telah masuk, tahun depan kita bisa deklarasikan kalau kita 100 persen sudah tidak menggunakan BBM lagi,” katanya, seperti dilansir dari okezone.com, Senin (23/11).

Amin menambahkan, pihaknya juga sempat mengunjungi dua pembangkit tenaga surya yang ada di Bangli dan Karangasem. Menurutnya hasil yang diperoleh masih kurang dari target, dari 1 mw yang ditargetkan hanya 80 kilo watt (kw) yang bisa dipenuhi.

“Dari hasil pengamatan kondisi dari pembangkit tenaga surya tersebut banyak yang rusak dan tidak terawat dan yang di Karangasem bahkan tidak ada orang yang menjaga,” jelasnya. (oke/end)