Bendungan Titab © www.balieditor.com

Warga yang berada di bawah Bendungan Titab, yang terletak di Desa Ularan Kabupaten Buleleng kembali diresahkan dengan pintu air bendungan yang terlihat melengkung dan bergeser posisinya. Hal ini diperkirakan terjadi karena meningkatnya intensitas air hujan pada belakangan ini.

Seorang warga yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengatakan, ia melihat kondisi tersebut kemarin (3/2) pada pukul 05.00 WITA. Air terlihat mengalir keluar dari bendungan dan menaikkan debit air sungai.

Melansir dari Suaradewata, kerusakan tersebut dapat terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan menyebabkan peningkatan volume air.

“Beberapa hari ini tampak dilakukan perbaikan terhadap pintu air tersebut, sehingga saya tertarik untuk mengetahui apa yang terjadi. Dan ternyata pintu air melengkung dan tidak pada posisi awal akibat bergeser. Kami sangat khawatir dan berharap perbaikan bisa cepat diselesaikan,” ujarnya.

Saat dimintai keterangan, kerusakan ini membantah terjadinya kerusakan pada Bendungan Titab. Menurutnya, pintu air itu sengaja dibuka oleh pengelola bendungan pasca tingginya curah hujan yang berlangsung belakangan hari di Kabupaten Buleleng.

(sua/nei)