BALITODAY.NET – Persiapan jelang Natal sudah mulai dilakukan. Salah satunya yaitu dengan menyiapkan pohon Natal.

Gereja Protestan Indonesia bagian Barat (GPIB) Maranatha di Jl. Surapati, Denpasar juga telah menyiapkan dekorasi khas Natal ini. Uniknya, pohon natal yang ada di gereja ini terbuat dari 13 ribu pipet!

[irp]

Mengenai hal ini, pihak gereja memang membuat konsep pohon natal dari bahan bekas setiap tahunnya.

“Setiap tahun perayaan Natal, memang pohon natal di luar ruangan GPIB Maranatha konsepnya menggunakan barang bekas atau limbah plastik,” ujar konseptor pohon natal GPIB Maranatha, Lidya Indriani dilansir dari Baliexpress.jawapos.com (10/12/2018).

Diketahui, tahun lalu pohon Natal di gereja ini terbuat dari plastik mika. Botol plastik bekas minuman pun tak luput sebagi bahan utama pembuatan pohon Natal.

Pohon Natal dari mika plastik di gereja Maranatha tahun lalu (IG @connytampi)
Pohon Natal dari mika plastik di gereja Maranatha tahun lalu (IG @connytampi)

Total 13 ribu pipet yang digunakan tahun ini terbagi dalam 10 ribu pipet di bagian utama pohon dan 3 ribu pipet di pohon-pohon kecil di sampingnya. Pipet-pipet tersebut merupakan sumbangan dari para jemaat GPIB Maranatha.

“Kami menggunakan pipet untuk pohon Natal utama yang besar, itu memakai kurang lebih 10.000-an pipet. Terus pohon yang kecil samping – sampingnya itu kurang lebih 3.000-an pipet,” ungkap Lidya.

[irp]

Selain pipet, bahan lain yang digunakan yaitu kawat untuk mengikat pipet, cat pilok emas, dan lampu hias khas pohon natal.

Ia menuturkan hal ini dilakukan untuk mewujudkan damai sejahtera bagi seluruh ciptaan-Nya, termasuk untuk lingkungan.

“Salah satunya terwujud melalui perhatian terhadap lingkungan hidup, dan memanfaatkan barang bekas ini,” jelasnya.


Penulis: Almira Sifak
Editor: Almira Sifak